Banner HONDA

Pemkot Bengkulu Terima Kunjungan PVMBG, Bahas Mitigasi Risiko Gempa dan Bencana Geologi

Pemkot Bengkulu Terima Kunjungan PVMBG, Bahas Mitigasi Risiko Gempa dan Bencana Geologi

Pemkot Bengkulu Terima Kunjungan PVMBG, Bahas Mitigasi Risiko Gempa dan Bencana Geologi--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota Bengkulu menerima kunjungan Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka membahas potensi bahaya geologi di wilayah Kota Bengkulu. 

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Kantor Walikota, Bentiring, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan ini diterima langsung oleh Asisten III Setda Kota Bengkulu Tony Elfian, didampingi Staf Ahli Walikota Eddy Apriyanto serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu Yuliansyah.

Dalam pertemuan tersebut, Tim PVMBG memaparkan hasil kajian terkait kondisi geologi Kota Bengkulu, mulai dari tata letak sumber gempa, struktur tanah, hingga tingkat kerentanan wilayah terhadap potensi bencana gempa bumi. Paparan ini menjadi landasan penting dalam merumuskan langkah mitigasi bencana di daerah.

Asisten III Setda Kota Bengkulu, Tony Elfian, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana geologi.

BACA JUGA:Eks Dirut Bank Bengkulu Ajukan Penundaan Tahap II Kasus Kredit Rp5 Miliar, Alasan Masih Pemulihan Jantung

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Perjuangkan SPAM Regional Tahap II, Targetkan Akses Air Bersih Lebih Luas

“Pemerintah Kota Bengkulu sangat mengapresiasi kajian yang dilakukan oleh PVMBG. Ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat mitigasi dan perlindungan masyarakat dari risiko bencana,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PVMBG, Imam, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat permintaan Wali Kota Bengkulu terkait penanganan pascabencana gempa bumi yang terjadi tahun lalu.

“Kunjungan ini menindaklanjuti surat dari Wali Kota Bengkulu untuk dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana. Dari identifikasi awal, potensi bencana geologi di Kota Bengkulu meliputi gempa bumi sebagai risiko utama karena kedekatan dengan sumber gempa, kemudian potensi tsunami, serta penurunan muka tanah,” jelas Imam.

Ia menambahkan, pemetaan ini penting untuk menentukan jenis bencana yang paling dominan serta langkah mitigasi yang tepat di wilayah tersebut.

Di sisi lain, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, Lander Rana Jaya, mengungkapkan bahwa tim dari Badan Geologi telah mulai melakukan survei lapangan di seluruh wilayah kota.

“Kunjungan dari Kementerian ESDM melalui Badan Geologi ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Wali Kota Bengkulu. Saat ini tim sudah turun ke lapangan untuk melakukan survei jejak gempa di 67 kelurahan di Kota Bengkulu dan telah mengumpulkan data-data penting,” terang Lander.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kota Bengkulu dan PVMBG semakin kuat dalam upaya mitigasi serta perlindungan masyarakat dari berbagai potensi bencana, khususnya gempa bumi yang menjadi ancaman utama di wilayah tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait