Wali Kota Dedy Wahyudi Canangkan Kebangkitan Risma, Targetkan 5.000 Remaja Aktif di Masjid
Wali Kota Dedy Wahyudi Canangkan Kebangkitan Risma, Targetkan 5.000 Remaja Aktif di Masjid-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kota Bengkulu bersiap menghidupkan kembali peran Remaja Islam Masjid (Risma) sebagai benteng moral dan karakter generasi muda.
Program tersebut akan resmi diluncurkan pada 6 Maret 2024 dan digadang-gadang menjadi gerakan besar yang melibatkan ratusan masjid di seluruh kota.
Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan, pengaktifan Risma bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya konkret memakmurkan masjid sekaligus membina anak muda agar lebih produktif dan religius.
“Kita launching tanggal 6 Maret. Akan ada lomba-lomba dan hadiah menarik. Saya minta seluruh lurah serta pengurus takmir masjid benar-benar mengaktifkan kembali Risma di wilayah masing-masing,” ujar Dedy, Jumat (27/2/26).
Berdasarkan data pemerintah kota, terdapat 542 masjid yang tersebar di Kota Bengkulu. Jika setiap masjid mampu menggerakkan minimal 10 remaja, maka sedikitnya 5.000 anak muda akan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan positif berbasis masjid.
BACA JUGA:Sempat Tertunda di BKN, Bupati Lebong Azhari Akhirnya Mutasi 78 Pejabat Eselon III dan IV
BACA JUGA:HUT ke-23 Mukomuko, DPRD Tegaskan Komitmen Sinergi Pembangunan dan Pemerataan
Menurut Dedy, ribuan remaja tersebut nantinya tidak hanya dibekali pemahaman keagamaan, tetapi juga diarahkan menjadi contoh dan penggerak kebaikan di lingkungan masing-masing.
Program ini juga diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja dan tindak kriminalitas yang melibatkan anak muda. Ia menekankan bahwa pembinaan karakter generasi muda tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah, TNI, atau kepolisian, melainkan memerlukan dukungan penuh dari orang tua dan masyarakat.
Sebagai bentuk motivasi, Pemkot Bengkulu telah menyiapkan sejumlah penghargaan bagi Risma yang aktif dan berprestasi. Bahkan, hadiah utama berupa paket Umrah gratis akan diberikan kepada kelompok terbaik di tingkat kota.
Dengan langkah ini, Pemkot optimistis masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan dan pemberdayaan generasi muda di Kota Bengkulu. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




