Banner HONDA
BPBD

181 Personel Satpol PP Bengkulu Dinyatakan Negatif HIV, 66 Anggota Akan Susul Skrining

181 Personel Satpol PP Bengkulu Dinyatakan Negatif HIV, 66 Anggota Akan Susul Skrining

181 Personel Satpol PP Bengkulu Dinyatakan Negatif HIV, 66 Anggota Akan Susul Skrining-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Sebanyak 181 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu dinyatakan sehat dan negatif HIV/AIDS setelah mengikuti tes skrining yang digelar di kantor dinas setempat, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan skrining ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bengkulu bersama Puskesmas Penurunan sebagai bentuk deteksi dini sekaligus upaya preventif dalam menjaga kesehatan aparatur pemerintah.

Hasil tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, didampingi Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang.

“Alhamdulillah, hasilnya dari 181 anggota Satpol PP yang sudah menjalani skrining hari ini dinyatakan sehat seluruhnya, tidak ada yang terpapar HIV. Hanya saja, tadi ada beberapa anggota yang tensinya sedikit tinggi saat pemeriksaan kesehatan,” ujar Nelli.

Meski demikian, Nelli memastikan secara umum kondisi kesehatan para personel dalam keadaan baik. Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini HIV/AIDS serta menjaga kebugaran aparatur di lapangan.

BACA JUGA:Menteri Kebudayaan Fadli Zon Resmikan Pemugaran Masjid Cagar Budaya Padang Betuah di Bengkulu Tengah

BACA JUGA:Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tinjau Benteng Marlborough, Dorong Penguatan Narasi Sejarah dan Kuliner Bengkulu

Sementara itu, Sahat Marulitua Situmorang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan serta pihak Puskesmas Penurunan yang telah memfasilitasi skrining bagi jajarannya.

Ia mengungkapkan, dari total 247 personel Satpol PP Kota Bengkulu, masih terdapat 66 anggota yang belum mengikuti skrining karena berbagai alasan, seperti sakit, izin, maupun sedang bertugas piket.

“Kami pastikan 66 anggota yang belum hadir tetap akan menjalani skrining di Puskesmas Penurunan dalam waktu dekat,” tegas Sahat.

Terkait adanya beberapa anggota dengan tekanan darah tinggi, Sahat menilai hal tersebut wajar mengingat intensitas kerja personel Satpol PP yang cukup padat.

“Rata-rata anggota kurang istirahat karena kesibukan mereka bekerja siang dan malam. Namun ini menjadi perhatian agar ke depan kondisi kesehatan tetap terjaga,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Satpol PP semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, baik melalui pola hidup sehat maupun pemeriksaan rutin, sehingga dapat terus menjalankan tugas pelayanan dan penegakan peraturan daerah secara optimal. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: