Keluhan Sopir Angkot Sejak Grab Menjamur
Tidak hanya perkara cicilan, masuknya ajaran baru sekolah dinilai Lukman cukup membuat keluarganya semakin sulit. Anaknya yang duduk di kelas 1 SMP sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
\"Saya punya anak baru masuk SMP, buat beli keperluan sekolah juga dari angkot inilah,\" jelas Lukman. Mengingat banyaknya kebutuhan para sopir angkot di Bengkulu, melalui Serikat Sopir Indonesia (SSI), para sopir angkot meminta pemerintah untuk tidak memperbolehkan Grab beroperasi di Kota Bengkulu lagi. Hal ini dilakukan demi kesejahteraan para sopir angkot.
\"Kalau kami belum sejahtera, kalau sopir Grab itu sejahtera, soalnya ada yang sudah jadi PNS dan pegawai swasta,\" tukas Lukman.(***)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

