BUMN Siap Dongkrak IHSG Tembus Level 5000

BUMN Siap Dongkrak IHSG Tembus Level 5000

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap mendukung kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir tahun. Perusahaan-perusahaan negara siap mendongkrak IHSG menembus level 5.000. Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN, Gatot Trihargo mengatakan pertumbuhan IHSG tahun lalu cukup baik, yakni di level 12-13 persen. Pada pembukaan awal tahun IHSG berada di level 4.316. \"Tahun ini diharapkan kenaikan IHSG bisa mencapai 16-17 persen,\" ujar Gatot dalam sambutannya di Outlook Investasi Indonesia 2013 di Jakarta, Kamis (10/1). Kenaikan IHSG akan menentukan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan adanya peningkatan IHSG diperkirakan ekonomi indonesia akan lebih baik dari tahun lalu. Pertumbuhan Bursa Efek Indonesia masih kalah dibandingkan bursa efek negara-negara lain di Asia seperti Thailand, India, dan Filipina. Namun Gatot optimistis dengan dukungan kinerja BUMN, terutama yang sudah melantai, mampu mendongkrak IHSG. Saat ini kapitalisasi pasar BUMN sudah mencapai 30 persen. Gatot menambahkan banyak hal yang dilakukan pemerintah untuk mendongkrak perusahaan negara. Terutama BUMN yang sudah melakukan initial public offering (IPO) untuk meningkatkan nilai BUMN itu sendiri. Saat ini sudah ada 18 BUMN yang telah mencatatkan sahamnya di bursa, yaitu di antaranya PT Garuda Indonesia Tbk, PT perusahaan Listrik Negara (PLN) Tbk, dan PT Jasa Marga Tbk. Meskipun pasar menunjukkan perlambatan, pemerintah tetap fokus dalam pengembangan BUMN. \"Kami yakin BUMN ke depan akan lebih baik lagi,\" ujar Gatot. Tahun ini diperkirakan akan ada tiga BUMN yang melantai di bursa, yaitu PT Pos Indonesia, PT Pegadaian, dan PT Semen Baturaja. Selain itu anak usaha BUMN juga berencana untuk melakukan IPO, yaitu anak usaha PT PLN Tbk, PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Pertamina Tbk.(**) Berikut 18 BUMN yang sudah mencatatkan sahamnya di BEI: PT Adhi Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk PT Waskita Karya Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Telkom Tbk, PT Garuda Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT BNI Tbk PT BTN Tbk, PT BRI Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Indofarma Tbk, PT Semen Indonesia Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, PT Timah Tbk, PT Bukit Asam Tbk,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: