Pelurusan Jalan Bengkulu-Linggau Disetujui

Pelurusan Jalan Bengkulu-Linggau Disetujui

BENGKULU, BE - Tidak sia-sia perjuangan Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah SAg MPd untuk menggiring pengalokasian dana pembangunan jalan Bengkulu-Lubuklinggau. Pasalnya dari hasil Rapat Koordinasi antara Gubernur Bengkulu dan Dinas PU di Jakarta, kemarin (12/2), Menteri PU akan mengalokasikan dana pembangunan jalan Bengkulu-Lubuklinggau dalam APBN-P 2014. Gubernur Bengkulu H.Junaidi Hamsyah mengatakan, untuk nominal pengalokasian dana pembangunan jalan tersebut belum dapat disebutkan. Meski demikian dari hasil Rakor bersama Menteri PU bahwa dana pelurusan jalan Bengkulu-Lubuklinggau akan masuk dalam APBN-P tahun ini. \"Meski nominalnya belum diketahui, pernyataan Menteri PU akan mengalokasikan dana jalan dalam APBN-P ini merupakan hal yang sangat diharapkan,\" ungkap gubernur saat dihubungi via telepon, kemarin. Sementara itu, Kepala Dinas PU Provinsi Bengkulu, Azwar Boerhan menjelaskan rapat dengan Menteri PU itu dilakukan di ruang kerja Menteri PU. Rapat diHadiri oleh Menteri PU, Gubernur Bengkulu, Kabid Bina Marga dan Kasatker Jalan Nasional Dinas PU Provinsi Bengkulu. Dalam pertemuan tersebut, gubernur melaporkan hasil kunjungan Presiden SBY ke Bengkulu dalam rangka HPN 8-10 Februari kemarin. \"Dalam pertemuan tersebut disampaikan pula soal pembangunan infrastruuktus khususnya soal Pelebaran jalan Bengkulu - Lubuklinngau. Atas permintaan tersebut Mentri PU menyetujui untuk membantu dengan mengalokasikan dana mulai pada program APBN-P,\" jelas Azwar. Azawar menambahkan Menteri PU juga berjanji akan datang mengunjungi Bengkulu. Intinya Menteri PU akan memperhatikan program program Pembangunan di Provinsi Bengkulu termasuk penahan gelombang abrasi dan kecipta-karyaan. Kejar Kementerian Meski peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2014 di Bengkulu sudah selesai diselenggarakan dengan baik dan lancar, namun bagi Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd pekerjaan para panitia HPN atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) belum selesai. Karena Bengkulu belum sukses mendapatkan anggaran pembangunan dari Pemerintah pusat. Mengingat sejauh ini pemprov hanya baru mendapatkan anggaran sebesar Rp 107,2 miliar, sedangkan Manado saat menjadi tuan rumah tahun 2013 lalu mampu mendapatkan kucuran dana Rp 6 triliun lebih. Gubernur sendiri meminta semua SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mengejar atau berkoordinasi dengan kementeriannya masing-masing. Langkah itu dilakukan agar kementerian memberikan kucuran dana sesuai dengan proposal yang sudah diajukan dalam rangka sebagai kado HPN. \"Target kita, selain sukses sebagai penyelenggara dan tuan rumah, juga sukses mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat. Maka dari itu saya minta semua SKPD melakukan koordinasi secara intensif ke kementeriannya masing-masing,\" kata Junaidi. Selain masing-masing SKPD, ia bersama Wakil Gubernur Sultan B Najamudin juga akan terus mengetuk hati presiden  SBY agar mengucurkan anggaran pembangunan ke Provinsi Bengkulu. Dan ia optimis bahwa presiden tidak akan mengabaikan Bengkulu sebagai tuan rumah HPN, hanya saja tergantung anggarannya kemungkinan akan dimasukkan kedalam APBN Perubahan tahun ini. \"Jika proposal pembangunan senilai Rp 8,3 triliun itu belum bisa dikabulkan saat ini, kemungkinan akan direalisasikan dalam APBN Perubahan 2014 ini. Dan pemprov pun memakluminya, karena saat ini APBD 2014 sudah berjalan dan dana yang sudah dianggarkan juga sudah ada kegunaannya,\" ungkapnya. Sementara itu, Ketua Harian HPN sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bengkulu, Azwar Boerhan menyatakan  pihaknya siap \"menongkrongi\" kementerian-kementerian jika tidak mengindahkan proposal yang diajukan pihaknya. \"Pak presiden sendiri kan sudah memberikan sinyal bahwa ia setuju dengan berbagai rencana pembangunan di Bengkulu, seperti pengembangan Pelabuhan Pulau Baai, menjadikan RSUD M Yunus sebagai rumah sakit evakuasi bencana, pembangunan jalan lintas Bengkulu-Lubuklinggau, pembangunan jalan Bengkulu-Padang dan berbagai rancangan pembangunan lainnya. Sinyalemen yang disampaikan pak presiden itu akan kami jadikan dasar untuk terus mengejar pihak kementerian,\" terangnya.(400)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: