Tujuh CPNS Mengundurkan Diri

Tujuh CPNS Mengundurkan Diri

BENGKULU, BE - Hingga batas terakhir melengkapi berkas persyaratan untuk diangkat menjadi CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu kemarin (8/1), setidaknya ada 7 CPNS yang lulus tes yang diselenggarakan Pemprov pada 11-16 November lalu yang mengundurkan diri. Ketujuhnya adalah Aditya Wibawa formasi surveyor geologi pertambangan, Arif Sardi formasi pengawas lingkungan dan hidup, Yona Fitria Alhuda formasi penatalaksana konservasi kawasan lindung dan terumbu karang, Tagor Jakobus Simamora formasi Apoteker, Jandri Dovico Sihaloho formasi Apoteker, Florence Elfriede Sinthauli Silahi formasi suveyor pemetaan kawasan hutan dan Artos Evit formasi perekayasa alat tepat guna. \"Dari tujuh CPNS yang mengundurkan diri itu, tiga orang diantaranya sudah menyampaikan surat pengunduran diri kepada kami, satu orang suratnya tengah dalam perjalanan menuju Bengkulu, sedangkan empat orang lainnya belum bisa dihubungi,\" kata Kepala Badan Kepgawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Tarmizi BSc SSos, kemarin. Ia menegaskan, kendati 3 orang lainnya atas nama  Jandri Dovico Sihaloho, Florence Elfriede Sinthauli Silahi dan Artos Evit belum bisa dikonfirmasi, maka tetap akan dicoret dari daftar CPNS pemprov, karena mereka tidak melengkapi persyaratan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan BKD Provinsi Bengkulu. \"Mereka (CPNS yang mengundurkan diri,red) tetap kami minta untuk membuat surat pernyataan pengunduran diri yang ditandatangani di atas materai, karena surat itu akan kami jadikan dasar untuk menggantikan mereka dengan peserta tes yang memperoleh nilai tertinggi di bawahnya,\" terang Tarmizi. Meskipun begitu, sejauh ini BKD sendiri telah menyiapkan pengganti CPNS yang mengundurkan diri tersebut, kecuali peserta atas nama Florence Elfriede Sinthauli Silahi formasi suveyor pemetaan kawasan hutan akan dibiarkan kosong, karena tidak ada lagi peserta tes lulus passing grade dibawahnya. \"Untuk formasi suveyor pemetaan kawasan hutan sepertinya tetap kosong, karena peserta yang lulus passing grade sendiri hanya 3 orang, sedangkan kuoata yang tersedia mencapai 4 orang,\" ungkapnya. Disinggung mengenai penyebab mengundurkan diri, Tarmizi pun mengaku karena yang bersangkutan telah lulus tes CPNS di tempat lain, seperti Yona Fitria Alhuda lulus di Sumatera Selatan, Aditya Wibawa lulus sebagai LIPI, Arif Sardi lulus di Aceh sebagai dosen. Dan beberapa peserta lainnya juga lulus tes CPNS diberbagai daerah. \"Kita tidak bisa memaksakan mereka untuk menjadi CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, jika mereka memilih mengundurkan diri, itu hak mereka dan kami hanya bisa mencari penggantinya,\" beber Tarmizi. Sejauh ini, pihaknya pun telah menyiapkan penganti CPNS yang mengundurkan diri itu, yakni Aditya Wibawa formasi surveyor geologi pertambangan digantikan oleh Mohamad Nasoha Usaman, Arif Sardi formasi pengawas lingkungan hidup digantikan oleh Febrinayani, Yona Fitria Alhuda formasi penatalaksana konservasi kawasan lindung dan terumbu karang digantikan oleh M Syamsul Hidayat, Tagor Jakobus Simamora formasi Apoteker digantikan oleh Anisa Prima Hilmi, Jandri Dovico Sihaloho formasi Apoteker digantikan oleh Suci Rahmawati, dan Artos Evit formasi perekayasa alat tepat guna digantikan oleh Kurnia Utama. \"Kendati sudah ada nama-nama penggantinya, namun kami akan tetap melaporkan hal ini ke KemenPAN dan BKN,\" imbuhnya. Disisi lain, Tarmizi juga mengimbau kepada nama-nama pengganti tersebut untuk segera menghadap ke BKD Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat ini untuk melengkapi persyaratan pengurusan NIP dan penerbitan SK.(400) Nama-nama CPNS yang mengundurkan diri dan penggantinya No    Nama             Formasi             Pengganti 1.     Aditya Wibawa         Surveyor geologi pertambangan     Mohamad Nasoha Usaman 2.    Arif Sardi         Pengawas lingkungan hidup     Febrinayani 3.    Yona Fitria Alhuda     Penatalaksana konservasi kawasan lindung dan terumbu karang     M Syamsul Hidayat 4.    Tagor Jakobus Simamora     Apoteker             Anisa Prima Hilmi 5.    Jandri Dovico Sihaloho     Apoteker             Suci Rahmawati 6.    Artos Evit         Perekayasa alat tepat guna     Kurnia Utama 7.    Florence Elfriede Sinthauli Silalahi     Suveyor pemetaan kawasan hutan        kosong

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: