Dosomuko, Raja Alengka yang Berani Menculik Dewi Shinta

Dosomuko, Raja Alengka yang Berani Menculik Dewi Shinta

Dasamuka menjadi raja negara Alengka untuk menggantikan Prabu Sumali--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Dosomuko, dalam konteks pewayangan, adalah sosok yang memiliki sepuluh wajah. Sepuluh wajah ini melambangkan lima panca indera (mata, telinga, hidung, mulut, kulit) dan lima persepsi pikiran (penglihatan, pendengaran, penciuman, pececapan, dan perabaan).

Sosok ini sering dikaitkan dengan budak nafsu yang selalu menempatkan diri sebagai pemimpin. Dalam beberapa konteks, Dosomuko juga diidentifikasi sebagai raja dalam tarian Jaranan Buto. Wujud fisik Dosomuko tidak secara eksplisit dijelaskan. Namun, mengingat bahwa Dosomuko memiliki sepuluh wajah, dapat diasumsikan bahwa penampilannya cukup menakutkan dan mengesankan.

BACA JUGA:Petruk dan Falsafah Kantong Bolong

Rahwana adalah tokoh antagonis dalam wiracarita Ramayana yang juga sering disebut Dasamuka. Mitologi Hindu menyebutkan Rahwana atau dalam aksara Dewanagari disebut Ravana merupakan raja raksasa yang memiliki kepala sepuluh.

Alasan ini membuat Rahwana dalam pewayangan Jawa juga disebut Dasamuka. Dasa berarti sepuluh, sementara muka bermakna wajah. Dikisahkan, Rahwana atau Dasamuka adalah tokoh wayang raksasa, Raja Alengka yang menculik Dewi Sinta, istri Prabu Rama.

Dasamuka atau Rahwana merupakan putra dari Resi Wisrawa dengan Dewi Sukesi.Dewi Sukesi dikisahkan sebagai putri Prabu Sumali raja negara Alengka. Dalam riwayatnya, Dasamuka memiliki tiga orang saudara kandung yang bernama Arya Kumbakarna, Sarpakenaka (raksasa wanita) dan Gunawan Wibisana.

BACA JUGA:Berisi Naga dan Raksasa, Ternyata Ini Makna Gunungan Wayang

Selain tiga saudara kandungnya tersebut, Rahwana juga masih memiliki saudara satu ayah beda ibu, antara lain Wisrawana atau yang sering disebut Prabu Danaraja (raja negara Lokapala). Prabu Danaraja merupakan putra Resi Wisrawa dengan Dewi Lokawati.

Dalam kisah pewayangan, Rahwana alias Dasamuka dikenal memiliki sifat yang bengis dan berwatak angkara murka. Rahwana adalah raksasa yang tidak ingin dikalahkan (mau menang sendiri), dan tega menganiaya. Meski demikian, Rahwana dikenal sebagai salah satu tokoh pewayangan yang sangat sakti, serta berani menjunjung prinsip.

Apa yang bersumber dari kata hati, pasti selalu akan dilakukan oleh Rahwana. Kesaktian Rahwana alias Dasamuka terbukti dirinya memiliki Aji Rawarontek dari Prabu Danaraja. Rahwana juga mendapatkan ajaran Aji Pancasona dari Resi Subali.

BACA JUGA:Berisi Naga dan Raksasa, Ternyata Ini Makna Gunungan Wayang

Dikisahkan Rahwana alias Dasamuka menjadi raja negara Alengka untuk menggantikan Prabu Sumali, sang kakek. Rahwana berhasil menyingkirkan Prahasta yang merupakan pamannya untuk naik tahta menjadi Raja Alengka. Singkat cerita, Dasamuka pun tega membunuh Prabu Danaraja yang merupakan kakak tirinya demi merebut negara Lokapala.

Rahwana juga pernah menyerang Suralaya dan mendapatkan putri Bathara Indra yang bernama Dewi Tari. Dewi Tari adalah putri Bathara Indra dengan Dewi Wiyati. Hasil dari pernikahan Rahwana dengan Dewi Tari melahirkan seorang putra bernama Indrajit alias Megananda.

Rahwana juga dikisahkan menikah dengan Dewi Urangrayung, putri Begawan Minalodra. Dari hasil pernikahan Rahwana dan Dewi Urangrayung melahirkan putra bernama Pratalamaryam. Beberapa putra dari Dasamuka dari istri yang lain adalah Yaksadewa, Trisirah, Trimuka dan Trimurda.

BACA JUGA:Antasena, Ksatria Edan yang Membuat Para Dewa Gemetar

Rahwana alias Dasamuka adalah raksasa yang selalu haus akan nafsu angkara. Raja Alengka itu mendambakan memiliki istri wanita dari titisan Bathari Sri Widowati. Bahkan, Rahwana juga pernah mengejar Dewi Kusalya yang merupakan ibu Prabu rama.Akhirnya, Rahwana juga menculik Dewi Sinta yang merupakan istri Prabu Rama. Rahwana menculik Dewi Sinta di Taman Argasoka selama 12 tahun yang berada di Kerajaan Alengka.(**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: