Kue Bagiak, Oleh-oleh Andalan Saat Berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur

Kue Bagiak, Oleh-oleh Andalan Saat Berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur

Kue Bagiak merupakan makanan ringan atau camilan khas Banyuwangi, Jawa Timur -Pinterest -

BENGKULUEKSPRESS.COM - Tak salah jika Banyuwangi, salah satu kabupaten yang ada di Jawa Timur ini menjadi salah satu tujuan wisatawan untuk berburu kuliner saat bertandang ke Jawa Timur.

Ada beranekaragam kuliner yang bisa kamu coba, mulai dari hidangan berat, camilan, jajanan dan bermacam-macam aneka minuman yang lezat.

Tak hanya itu, Banyuwangi yang dikenal dengan julukan "The Sunrise of Java" ini memiliki salah satu kue legendaris yang hingga kini masih bisa dibilang cukup terkenal karena biasa dijadikan sebagai buah tangan oleh para wisatawan.

BACA JUGA:10 Menu Sarapan Populer yang Ada di Indonesia

Kue yang berasal dari kawasan Taman Nasional Alas Purwo ini bernama kue Bagiak. kue Bagiak merupakan salah satu oleh-oleh khas Banyuwangi berupa kue kering dengan bentuk lonjong dan panjang berbahan dasar tepung sagu dicampur dengan kelapa parut dan beberapa bumbu lainnya. 

Kue Bagiak merupakan makanan ringan atau camilan banyak diminati oleh masyarakat, untuk dijadikan suguhan pada hari-hari istimewa, seperti perayaan natal, tahun baru dan lebaran. 

Sedangkan pada sehari-harinya dapat digunakan sebagai buah tangan. Adanya banyak pemintaan tersebut, maka kue Bagiak akan mampu bersaing dengan produk sejenis atau produk pangan lainnya. 

BACA JUGA:Mengenal Kebudayaan Suku Minangkabau Lewat Kue Pinyaram

Kue ini memiliki tekstur yang sedikit keras ketika digigit namun begitu masuk ke mulut kita, kue ini menjadi lembut. Paduan rasa yang manis dan sedikit gurih menjadikan kue bagiak sangat pas menjadi teman untuk bersantai.

Selain di Banyuwangi, kue bagiak sebenarnya juga bisa kita temukan di Maluku. Namun, ada sedikit perbedaan antara keduanya yakni bagiak khas Banyuwangi ini teksturnya sedikit lebih lembut dan tidak sekeras bagiak dari Maluku.

Pada awalnya kue Bagiak hanya tersedia saat Hari Raya Idulfitri. Kue yang dikenal dengan kue bagja ini pada awalnya dibuat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah panen yang melimpah.

BACA JUGA:Mencicipi Kue Gemblong Santan, Makanan Tradisional yang Sulit Ditemukan

Makna lain kue Bagiak yaitu sebagai ungkapan kemenangan melawan hawa nafsu. Sekarang kue ini tidak lagi hanya tersedia saat Lebaran, namun kue kering ini sudah dijadikan camilan yang bisa dimakan setiap saat.

Kue ini pun menjadi oleh-oleh wajib untuk dibawa pulang sebagai buah tangan khas Banyuwangi. Kue bagiak memiliki beberapa varian rasa yakni rasa jahe, rasa kacang, rasa susu dan juga rasa kayu manis. Semua pilihan rasa bisa dipilih sesuai selera. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: