KPU Usulkan Anggaran Pilkada Ditanggung Pusat

KPU Usulkan Anggaran Pilkada Ditanggung Pusat

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Komisi Pemilihaan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu mengusulkan, semua anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dibebankan kepada Pemerintah Pusat. Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra SAg MM mengatakan, soal penganggaran Pilkada, ini terus menjadi masalah di daerah. Karena banyak daerah terbebani soal anggaran Pemilu, sehingga sering terjadi masalah dalam penganggaran.

“Ini salah satu hasil evaluasi kami di daerah dan pusat. Usulan ini untuk meminimalisir, terjadinya masalah yang sama,” terang Irwan kepada BE, saat didatangi oleh Ketua DPD RI bersama rombongan di Sekretariat KPU Provinsi Bengkulu, kemarin (21/1).

Dijelaskannya, usulan ini melalui DPD RI, agar bisa direalisasikan pada Pilkada tahun 2024 mendatang. Sehingga daerah, tidak lagi harus disibukkan, penganggaran yang banyak menyedot APBD. “2024 kami minta, ini bisa direalisasikan,” tambahnya. Disamping itu, Irwan mengatakan, Pilkada serentak yang dilakukan ada tahun 2020 ini akan mendapatkan banyak sorotan semua pihak. KPU dituntut, untuk menjadi penyelanggara yang memegang integritas dan peningkatan profesionalisme. “Kami berkomitmen, Pilkada 2020 berjalan aman dan lancar, atas dorongan DPD RI,” ujar Irwan.

Sementara itu, Wakil Ketua (Waka) III DPD RI, Sultan Bahtiar Najamudin mengatakan, usulan yang diberikan oleh KPU itu akan menjadi prioritas untuk dikaji. “Usulannya bagus, agar konflik interens ini tidak lagi terjadi. Semua bisa dianggarkan melalui APBN,” ujar Sultan. Apa yang sudah menjadi tahapan Pilkada tahun ini, menurut Sultan, KPU harus bisa menyelenggarakannya, dengan aman, damai dan jujur. Agar kepercayaan masyarakat dengan KPU bisa terus dipertahankan.

“Kita tidak ingin, Pilkada ini tidak berjalan lancar. DPD akan terus memantau,” tuturnya. Di sisi lain, anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Riri Damayanti Jhon Latief mengatakan, DPD RI sebagai lembaga pengawasan, akan tetap focus apa yang menjadi kendala penyelanggara pemilu. Baik itu KPU maupun Bawaslu. “Tahapan yang sudah berjalan ini, bisa terus aman dan lancar, sampai selesai nanti,” tutup Riri. (151)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: