Air Terjun Cuup Lekat, Surga Tersembunyi Ditengah Kota Curup

Air Terjun Cuup Lekat, Surga Tersembunyi Ditengah Kota Curup

 Mengunjungi Cuup Lekat di Karang Anyar

Kota Curup memiliki banyak potensi air terjun yang hingga saat ini masih banyak belum diketahui masyarakat dan belum tersentuh pembangunan. Salah satunya Air Terjun Cuup Lekat yang ada di Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Curup Timur.

SELAIN Air Terjun di Kawasan BTN Air Bang Kelurahan Air Bang dan di kawasan Perumahan PU Kelurahan Talang Rimbo Lama yang ada di Kecamatan Curup, ternyata Kota Curup masih menyimpan sejumlah air terjun lain yang lokasinya tak jauh dari pusat Kota Curup.

Salah satu air terjun yang tak jauh dari pusat Kota Curup tersebut adalah Air Terjun Cuup Lekat yang ada di Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Curup Timur. Sayangnya, nasib air terjun ini sama dengan dua saudaranya yang ada di Kecamatan Curup Tengah yaitu di kawasan BTN Air Bang dan Perumahan PU yang belum sama sekali tersentuh pembangunan, Air Terjun Cuup Lekat di Kelurahan Karang Anyar ini juga belum mendapat sentuhan pembangunan sama sekali.

Padahal air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter tersebut sangat dekat dari Pasar Tengah yang merupakan jantung Kota Curup.

Dari Pasar Tengah tak sampai 5 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat pengunjung langsung sampai, kemudian dari jalan Lintas Karang Anyar-Tasikmalaya jarak yang ditempuh ke lokasi Air Terjun hanya sepanjang 175 meter saja melalui dan dari rumah warga hanya sekitar 50-70 meter melalui pematang sawah, kemudian menuruni tebing dengan ketinggian sekitar 15 meter langsung bertemu dengan Air Terjun Cuup Lekat yang airnya merupakan aliran dari Sungai Air Duku.

Selain air terjun Curup Lekat, dibagian atasnya juga terdapat air terjun juga namun tidak setinggi Cuup Lekat, namun uniknya aliran air sungai membelah batu besar, kemudian menurut Ketua RT 2/1 Kelurahan Karang Anyar tempat Air Terjuan Cuup Lekat berada, di bagian samping air terjun bagian atas terdapat gua dengan kedalaman sekitar 2 meter.

\"Bagian sini ada gua, dulu waktu masih marak togel orang sering mencari di gua ini,\" ungkap Ketua RT 1/2 Kelurahan Karang Anyar Suyadi.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, Cuup Lekat di Kelurahan Karang Anyar ini cukup unik dibandingkan dengan sejumlah air terjun lainnya, karena air terjun tersebut cukup lebar, kemudian bebatuan keras diatas permukaan air terjun membelah aliran sungai air duku menjadi empat bagian, sehingga air terjun yang terbentuk menjadi empat.

Belum Ada Sentuhan Pembangunan

Namun sayangnya, selain tak adanya sentuhan pembangunan, keindahan air terjun dirusak oleh banyaknya sampah yang berserakan di kawasan Air Terjun Cuup Lekat. Sampah-sampah tersebut akibat masih minimnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran Sungai Air Duku.

\"Kami sangat ingin mengembangkan air terjun ini, namun karena tak adanya anggaran sehingga kami tidak bisa mengembangkannya,\" aku Suyadi.

Padahal menurut Suyadi, bila sudah dikembangkan, sudah dipastikan banyak pengunjung yang akan datang sehingga bisa membangkitkan ekonomi warga dari sektor pariwisata. Karena menurut Suyadi meskipun belum dikembangkan sudah banyak pengunjung khususnya anak-anak muda yang datang untuk menikmati keindahan air terjun tersebut.

\"Kalau yang datang sudah cukup banyak, namun belum maksimal karena belum adanya pembangunan, belum lagi sampahnya banyak,\" keluh Suyadi.

Dengan potensi yang mereka miliki tersebut, Suyadi berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk mengembangkan Air Terjun Cuup Lekat di kawasan mereka, karena menurutnya air terjun tersebut bisa menjadi salah satu lokasi wisata di Kota Curup dan mendukung program pemerintah menjadikan Rejang Lebong Kota Wisata.

Sementara itu, Dedi salah satu pengunjung yang ditemui dilokasi mengaku bahwa keindahan dari air terjun tersebut tak kalah dengan air terjun lainnya. Hanya saja karena belum adanya sentuhan pembangunan, belum lagi sampah ada dimana-mana sehinngga keindahan air terjun tersebut belum terlihat dengan maksimal. \"kalau dikembangkan, pasti bagus apalagi lokasinya sangat dekat dengan pusat Kota Curup,\" sampai Dedi. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: