HONDA BANNER

Innalillahi, Pemuda 18 Tahun di Lebong Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gudang Belakang Rumah

Innalillahi, Pemuda 18 Tahun di Lebong Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gudang Belakang Rumah

Lokasi korban ditemukan gantung diri-IST-

LEBONG, BENGKULUEKSPRESS.COM - Suasana awal tahun di Desa Suka Bumi, Kecamatan LEBONG Sakti, Kabupaten LEBONG, berubah menjadi duka mendalam. Seorang pemuda bernama Mirza (18) ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tergantung di gudang belakang rumahnya, Kamis (1/1/2026) malam.

Ironisnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh kedua orang tuanya yang baru saja tiba di rumah setelah melakukan perjalanan dari Kota Bengkulu.

Peristiwa memilukan ini terungkap sekitar pukul 20.00 WIB. Setibanya di rumah, orang tua korban merasa curiga karena tidak mendapati sang anak di ruang tamu maupun di dalam kamarnya.

Pencarian pun berlanjut ke area belakang rumah. Saat memasuki gudang, sang orang tua sontak histeris mendapati putra mereka sudah dalam kondisi kaku tergantung dengan leher terjerat ikat pinggang pada kayu atap gudang.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Tertibkan Sampah di Belungguk Point, UMKM Didorong Ikut Jaga Kebersihan

BACA JUGA:Kenali 7 Gejala Jantung Lemah, Mendengkur Salah Satunya

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, SH, SIK, melalui Kapolsek Lebong Tengah IPTU Erwin Sinaga, S.Sos, membenarkan adanya laporan kejadian bunuh diri tersebut. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas memperkirakan korban sudah meninggal dunia cukup lama sebelum ditemukan.

"Dari hasil olah TKP, sekujur tubuh korban telah mengalami kaku, lebam pada leher, dan bibir membiru. Diduga korban telah meninggal dunia kurang lebih 12 jam (sebelum ditemukan)," ujar IPTU Erwin Sinaga, Jumat (2/1/2026).

Melihat kondisi korban, pihak keluarga langsung menurunkannya dengan dibantu oleh warga sekitar yang datang setelah mendengar kabar duka tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan medis luar, keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah.

"Pihak keluarga menyatakan kejadian sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi," pungkas Kapolsek.

Jenazah korban kemudian langsung disemayamkan di rumah duka untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: