Banner HONDA

Tersangkut di Pohon Pinggir Aliran Air Manjau, Warga Desa Suka Raja Ditemukan Tak Bernyawa

Tersangkut di Pohon Pinggir Aliran Air Manjau, Warga Desa Suka Raja Ditemukan Tak Bernyawa

Seorang warga Desa Suka Raja, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur bernama Zailan (54) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Air Muara Manjau.-IRUL-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Kabar duka menyelimuti warga Desa Suka Raja, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur. Seorang pria paruh baya bernama Zailan (54), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Air Muara Manjau, Desa Suka Raja, pada Minggu (17/5/2026) sore sekitar pukul 17.40 WIB.

Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla., membenarkan adanya insiden tragis tersebut. Pihak kepolisian bersama warga setempat langsung bergerak cepat mengevakuasi korban sesaat setelah menerima laporan dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Benar ada warga yang tenggelam. Untuk jenazah korban saat ini sudah berada di rumah duka di Desa Suka Raja dan rencananya akan dikebumikan oleh pihak keluarga pada Senin, 18 Mei 2026," kata Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono, Minggu (17/5/2026).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa memilukan ini bermula ketika korban baru saja menyudahi aktivitas memancingnya di laut. Untuk bisa kembali ke rumahnya, korban harus berjalan kaki dan menyeberangi aliran air sungai Manjau yang berada di desanya. Nah, nahasnya diduga kuat saat berada di tengah sungai, penyakit bawaan yang diderita korban mendadak kambuh, sehingga korban kehilangan kesadaran dan tenggelam ke dasar air.

BACA JUGA: Tips Kredit Motor Honda untuk Perorangan dan Perusahaan di Astra Motor Bengkulu

BACA JUGA:Panduan Merawat Honda Rebel 1100, Jaga Performa Sang Cruiser Tangguh Bermesin 1.084 cc

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, korban pertama kali ditemukan sudah dalam posisi tenggelam di aliran air Manjau dengan kondisi tubuh tersangkut pada batang pohon kayu yang berada di pinggir aliran sungai tersebut.

Melihat hal itu, saksi langsung berupaya mengevakuasi tubuh korban ke daratan. Lantaran korban didapati sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri, saksi kemudian menghubungi warga sekitar secara beramai-ramai untuk membawa korban ke RSUD Kaur guna mendapatkan penanganan medis darurat.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh tim medis di RSUD Kaur, korban akhirnya dinyatakan telah meninggal dunia. Jasad korban kemudian langsung dibawa menggunakan ambulans menuju kediaman keluarganya di Desa Suka Raja untuk disemayamkan.

"Berdasarkan hasil koordinasi dan keterangan medis serta pihak keluarga, korban diketahui memang memiliki riwayat penyakit ayan atau epilepsi. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah," pungkas Kapolres.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: