Banner HONDA

Jangan Tunggu Oleng di Jalan! Astra Motor Bengkulu Beberkan Cara Deteksi Dini Kerusakan Suspensi Motor

Jangan Tunggu Oleng di Jalan! Astra Motor Bengkulu Beberkan Cara Deteksi Dini Kerusakan Suspensi Motor

Jangan Tunggu Oleng di Jalan! Astra Motor Bengkulu Beberkan Cara Deteksi Dini Kerusakan Suspensi Motor-raje-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Kenyamanan dan keselamatan berkendara di atas sepeda motor sangat bergantung pada kesehatan sistem suspensi, terutama saat melintasi karakteristik jalanan Indonesia yang penuh tantangan, mulai dari lubang tak terduga, permukaan bergelombang, hingga polisi tidur yang bertebaran.

Di dalam ekosistem kendaraan roda dua, shockbreaker memegang peran yang sangat vital. Komponen ini bukan sekadar pemanis tampilan bodi, melainkan jangkar utama yang berfungsi meredam guncangan agar benturan tidak langsung menghantam rangka dan badan pengendara.

Lebih dari itu, suspensi yang sehat secara mekanis bertugas menjaga stabilitas motor saat bermanuver di tikungan, memaksimalkan cengkeraman (grip) ban terhadap permukaan aspal yang licin, serta menyeimbangkan distribusi beban. Dampak positifnya, komponen lain seperti ban dan lengan ayun (swing arm) memiliki usia pakai yang jauh lebih panjang sehingga pemilik kendaraan dapat menekan biaya perawatan di darat. Oleh karena itu, mengenali degradasi performa peredam kejut sejak dini merupakan hal mutlak sebelum komponen ini mati total dan memicu bahaya di jalan raya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bagian Technical Service Astra Motor Bengkulu, Lucky Hendrik Roberto, membedah secara mendalam tanda-tanda klinis yang menunjukkan bahwa shockbreaker motor sudah mulai melemah dan wajib segera mendapatkan tindakan penggantian di bengkel resmi.

Lucky Hendrik menjelaskan bahwa indikator awal yang paling mudah dideteksi secara kasat mata adalah munculnya rembesan atau tetesan oli di sepanjang tabung dan as suspensi. Kebocoran ini terjadi akibat robeknya sil karet pelindung, yang lambat laun akan menguras volume oli di dalam tabung hidrolik. Tanpa volume cairan yang ideal, daya redam mekanis akan hilang drastis sehingga motor akan terasa sangat keras dan memantul kasar saat menghantam lubang.

Anomali ini biasanya akan diikuti oleh munculnya suara hentakan besi yang keras seperti bunyi "jedug" atau suara berdecit yang mengganggu di area kaki-kaki, yang menandakan bahwa komponen internal katup suspensi sudah mengalami keausan parah dan tidak lagi mampu menahan tekanan per.

BACA JUGA:Motor Mogok Padahal Tangki Penuh? Ini 7 Penyebab Utama Menurut Astra Motor Bengkulu

BACA JUGA:Lolos Seleksi Ketat Provinsi, Sapi Kurban Kepresidenan Direncakan Potong di Keban Agung II Kedurang

Gejala kerusakan juga dapat dirasakan langsung lewat respons kendali kemudi. Pengendara akan merasakan pantulan yang tidak normal, di mana motor terasa terlalu empuk bagaikan perahu bergoyang yang terus berayun tanpa henti, atau justru terasa kaku layaknya tanpa peredam. Pada kecepatan tinggi atau saat melintasi jalan lurus, ban belakang motor akan mulai terasa oleng dan bergoyang tidak stabil. Kondisi ini sangat membahayakan nyawa pengendara karena traksi ban belakang telah kehilangan momentum cengkeramannya yang sempurna.

Secara visual, motor dengan suspensi yang sudah afkir akan terlihat ambles atau posisinya tampak lebih rendah dari standar pabrikan, baik pada suspensi depan maupun belakang, karena peredam sudah kehilangan daya lenting untuk menopang bobot statis kendaraan. Dampak buruk jangka panjangnya, getaran konstan yang gagal diredam oleh shockbreaker akan merambat langsung ke area setang kemudi dan jok, menyebabkan pengendara cepat mengalami kelelahan fisik. Selain itu, tekanan yang tidak seimbang ini pada akhirnya akan merusak struktur karet roda, yang ditandai dengan pola keausan ban yang tidak merata antara sisi kanan dan kiri atau botak sebelah.

Rekomendasi Perawatan berkala dan Kemudahan Fitur MotorkuX

“Kunci utama menghindari kerusakan parah pada kaki-kaki motor adalah kedisplinan dalam melakukan pengecekan berkala. Idealnya, komponen shockbreaker wajib diperiksa secara menyeluruh oleh teknisi setiap kali kendaraan menyentuh jarak tempuh 8.000 hingga 12.000 kilometer, atau minimal dua kali dalam setahun bagi kendaraan dengan mobilitas harian yang tinggi,” imbau Lucky Hendrik Roberto, Rabu (26/5/2026).

Apabila para pemilik sepeda motor Honda di Provinsi Bengkulu sudah mulai merasakan salah satu dari rentetan gejala tidak nyaman tersebut, sangat disarankan untuk segera merujuk kendaraannya ke jaringan bengkel resmi AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) terdekat. Melalui penanganan di AHASS, tingkat kelurusan (alignment) as suspensi dan kualitas oli shock akan diuji menggunakan standar alat ukur yang presisi demi mengembalikan performa kendaraan seperti sedia kala.

Guna mempermudah konsumen dalam merawat kendaraan tanpa perlu menyita waktu berharga, Astra Motor Bengkulu menyediakan solusi digital melalui platform aplikasi MotorkuX. Melalui aplikasi pintar ini, pengendara dapat melakukan pemesanan jadwal servis secara daring (booking online) untuk mendapatkan layanan perawatan tanpa perlu mengantre di lokasi bengkel resmi. Tidak hanya itu, aplikasi MotorkuX juga menyediakan fitur belanja suku cadang asli, aksesori resmi Honda, hingga katalog informasi otomotif ter-update untuk pengalaman berkendara yang lebih aman dan menyenangkan.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait