DPRD Bengkulu Selatan Soroti Kelangkaan Obat Generik, Desak Pembenahan di RSUD dan Puskesmas
DPRD Bengkulu Selatan menggelar rapat kerja bersama Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Dinas Kesehatan dan Manajemen RSUD Hasnuddin Damrah Manna di Sekretariat DPRD yang dilaksanakan pada hari Senin, 4 Mei 2026.-Renald-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Stok Obat di Rumah Sakit dan Puskesmas Sering Kosong, DPRD Bengkulu Selatan menggelar rapat kerja bersama Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Dinas Kesehatan dan Manajemen RSUD Hasnuddin Damrah Manna.
Dalam rapat kerja di Sekretariat DPRD yang dilaksanakan pada hari Senin, 4 Mei 2026 DPRD mempertanyakan penyebab stok obat di rumah sakit dan puskesmas sering tidak tersedia saat masyarakat membutuhkan.
DPRD banyak menerima laporan masyarakat, bahkan menemukan secara langsung stok obat di puskesmas kosong. Obat generik yang harganya sangat murah pun sering tidak tersedia di puskesmas.
Kondisi itu mendapat perhatian serius DPRD karena menyangkut kebutuhan dasar yang menyentuh langsung masyarakat. Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan kesehatan. Tidak wajar jika stok obat kosong. Apalagi hanya untuk obat sakit ringan.
Selain membahas ketersediaan obat di rumah sakit dan puskesmas. Hearing yang dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto itu juga membahas aspirasi ASN PPPK Paruh Waktu tenaga kesehatan, dan terkait kondisi beban utang RSUD HD Manna.
DPRD mendorong agar pemberian insentif atau gaji ASN PPPK Paruh Waktu dibawah naungan Dinas Kesehatan bisa disetarakan.
BACA JUGA:Sungai Kedurang Meluap, Satu Bangunan Salon di Desa Lawang Agung Amblas Terbawa Longsor
BACA JUGA:DBH Sawit Anjlok ke Rp3 Miliar, Bupati Mukomuko 'Jemput Bola' ke Pusat Via Jalur Komisi V DPR RI
"Hal itu untuk keadilan dan menambah semangat para tenaga kesehatan menjalankan tugas," ungkap salah satu anggota DPRD Bengkulu Selatan dalam rapat tersebut.
Setelah mendengar penyampaian dari DPRD. Wabup menyampaikan apresiasi atas pengawasan yang dilakukan di sektor pelayanan kesehatan.
"Adapun masukan, kritik, dan saran DPRD menjadi catatan dan bahan evaluasi kami. Kami berkomitmen bahwa pemerintah daerah akan terus membenahi sektor pelayanan kesehatan agar semakin baik kedepannya," ungkapnya. (117)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
