Banner HONDA

Sungai Kedurang Meluap, Satu Bangunan Salon di Desa Lawang Agung Amblas Terbawa Longsor

Sungai Kedurang Meluap, Satu Bangunan Salon di Desa Lawang Agung Amblas Terbawa Longsor

Personel Polsek Kedurang Ilir saat memantau langsung kondisi bangunan salon yang amblas di Sungai Kedurang, Selasa 5 Mei 2026.-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Peristiwa tanah longsor terjadi di pinggir jalan Desa Lawang Agung, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 20.30 WIB. Longsor dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Kedurang meluap hingga menggerus tanah di sekitar lokasi.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 50 meter badan tanah di pinggir jalan mengalami longsor. Satu unit bangunan salon kecantikan milik warga bernama Salin Teruni Ismun Tutu (38), yang berprofesi sebagai swasta, ikut amblas karena tanah di bawah bangunan tidak mampu menahan derasnya aliran air.

Kapolsek Kedurang, IPDA Erlan Piktori, menyampaikan bahwa peristiwa longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan sungai meluap dan menggerus tanah di pinggir jalan.

“Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Kedurang meluap hingga mengakibatkan tanah di pinggir jalan amblas dan menyeret satu unit bangunan,” jelas Kapolsek.

BACA JUGA:Gerak Cepat Polsek Kedurang Ilir, 3 Pencuri Sawit di Pagar Banyu Diringkus Bersama Mobil Carry

BACA JUGA:DBH Sawit Anjlok ke Rp3 Miliar, Bupati Mukomuko 'Jemput Bola' ke Pusat Via Jalur Komisi V DPR RI

Ia menambahkan, saat kejadian bangunan salon dalam kondisi tidak berpenghuni karena hanya beroperasi pada siang hari.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena bangunan tidak ditunggu pada malam hari. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp50 juta,” tambahnya.

Pasca kejadian, personel Polsek Kedurang Ilir langsung melakukan pengamanan di lokasi dengan memasang garis polisi guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

“Personel sudah memasang police line di lokasi kejadian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk arus lalu lintas saat ini masih dalam kondisi lancar,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana, khususnya di wilayah rawan longsor saat curah hujan tinggi. (117)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: