TAIS, Bengkulu Ekspress - Kasus pencabulan di Kabupaten Seluma marak terjadi. Kejadian terbaru, Minggu Dinihari kemarin terjadi percobaan perkosaan yang dilakukan oleh remaja putus sekolah kepada IRT di wilayah Kecamatan Seluma Selatan. Bahkan, sebelumnya dua orang kepala desa di wilayah Kabupaten Seluma sudah ditetapkan sebagai tersangka pemerkosaan. Yakni Kepala Desa BD dan TS yang kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Seluma. “Permasalahan ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Seluma bersama dengan Kementerian Agama Seluma dan seluruh ulama di Kabupaten Seluma, agar mengimbangi masyarakat dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta iman dan takwa (imtak),” tegas Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Seluma H Darsono MPd kemarin (21/8) ketika diwawancarai Bengkulu Ekspress. Pemerintah Kabupaten Seluma diharpkan memperhatikan serius permasalahan tindak asusila tersebut. Menurutnya, kasus pencabulan yang sering terjadi ini dipengaruhi faktor ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Adanya konten video porno, namun perkembangan iptek ini tentunya tidak bisa disalahkan dan dibendung. Karena teknologi merupakan perkembangan dunia. Meski begitu, jika dibarengi dengan imtak tidak akan berimbas pada perbuatan yang jahat. Misalnya, orang tua mengawasi anak anaknya, karena sekarang teknologi seperti internet, laptop, juga handphone yang canggih sudah masuk ke rumah. Bahkan anak-anak sudah menggunakan handphone canggih,” tegasnya. \"Jangan sampai generasi muda dengan mudah mengakses tontonan yang bisa merusak moral. Kemudian bisa merugikan masyarakat,\" katanya. Darsono meminta seluruh orang tua mengawasi seluruh aktivitas anaknya yang berkaitan dengan teknologi. Kemudian menanamkan imtak agar anak-anaknya dirumah bisa memisahkan mana yang dianggap baik dan mana yang dianggap buruk. “Kalau ditanamkan iman dan takwa, mereka jelas bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk,” tegasnya lagi. Kemudian yang tidak kalah pentingnya, Ketua FKUB Seluma meminta Pemkab Seluma bersama dengan Kemenag Seluma termasuk MUI dan FKUB melakukan penyuluhan agama. Penyuluhan agama dilakukan ke desa dan kecamatan. Pelaksanaannya bisa juga bekerja sama dengan jajaran Polres Seluma. \"Jika pengetahuan agama baik dan imannya baik, maka dipastikan tindak pencabulan serta kejahatan lainnya bisa berkurang,” pungkasnya.(333)
Kasus Cabul Marak
Senin 22-08-2016,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 11-04-2026,18:51 WIB
Polres Bengkulu Selatan Bersihkan Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah ASRI
Sabtu 11-04-2026,18:54 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Jawab Keluhan Nelayan, Break Water Muara Pasar Bawah Dibangun
Sabtu 11-04-2026,15:38 WIB
Bupati Rifai Tajudin Jemput Dana Hibah ke BNPB, Perkuat Program Pascabencana
Sabtu 11-04-2026,18:48 WIB
Kapolda Bengkulu Turun Langsung, Konservasi Penyu Warga Terancam Abrasi Dapat Perhatian
Minggu 12-04-2026,12:29 WIB
DPD RI Soroti Disharmonisasi Regulasi Koperasi, Dorong Penguatan Perda di Daerah
Terkini
Minggu 12-04-2026,12:29 WIB
DPD RI Soroti Disharmonisasi Regulasi Koperasi, Dorong Penguatan Perda di Daerah
Minggu 12-04-2026,11:50 WIB
Gubernur Helmi Soroti Kinerja OPD, Minta Disiplin dan Pelayanan Prima ke Masyarakat
Sabtu 11-04-2026,18:54 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Jawab Keluhan Nelayan, Break Water Muara Pasar Bawah Dibangun
Sabtu 11-04-2026,18:51 WIB
Polres Bengkulu Selatan Bersihkan Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah ASRI
Sabtu 11-04-2026,18:48 WIB