Diperkirakan guru yang tidak hadir akan kembali bertambah, pasalnya belum seluruh data sekolah masuk ke Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Bengkulu. Selanjutnya, guru yang tidak hadir akan dipanggil, dan diminta keteranganya apa alasan mereka ini tidak hadir, khusus guru yang tidak ada keterangan akan diberikan sanksi tegas, mereka akan diberikan pembinaan dan akan disanksi dengan mengikuti apel pagi di Dinas Pendidikan dan kebudayaan selama satu pekan lamanya.
Kepala SMAN 7 Kota Bengkulu, Sarjono SPd saat dikonfirmasi mengatakan guru yang tidak hadir saat hari pertama berjumlah 2 orang dari 85 guru. Tidak hadirnya dua guru itu lantaran izin karena anaknya tengah sakit, dan satu lagi mengantarkan anaknya bersekolah ke Luar daerah provinsi Bengkulu. "Surat izinya sudah disampaikan, " katanya.
Sementara pemantauan hari pertama masuk sekolahpun menjadi perhatian organisasi profesi Persatuan Guru Republik Indonesia. Organisasi itu telah menyebarkan tim untuk melakukan pendataan guru yang malas masuk kerja. Mantan kepsek SMPN 4 Kota Bengkulu itupun sangat menyesalkan adanya guru yang malas.Dan Dikbud diminta tegas dalam memberikan sanksi. " Silahkan guru yang malas ngantor dibina, dan bisa mengikuti apel pagi di Dikbud,". katanya.
Guru yang sulit dibina dapat diberikan sanksi berat mulai sanksi disiplin, bisa juga disanksi seperti dijemur saat jam apel, dengan pemberian sanksi seperti ini akan menjadi cambukan bagi para tenaga pendidik itu sendiri, tutupnya. (247)