BENGKULU, Bengkulu Ekspress - Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai melakukan pendataan ulang terhadap 2.025 tenaga honorer di lingkungan pemprov. Pendataan ulang itu dilakukan dengan memanggil honorer itu satu persatu. Pendataan ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya tenaga honorer siluman. Sebab, selama ini pemprov merasakan tenaga honorer yang mencapai rubuan orang tersebut tidak sesuai dengan jumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kautsar Agus Hutari SSTP MSi mengatakan, pengecekan yang dilakukan saat ini hanya sebatas pendataan secara langsung atau melihat langsung kebenaran tenaga honorer ini. \"Kita tidak melakukan seleksi ataunpun tes lainnya. Kita cuma cek data dengan orangnya,\" terang Kautsar kepada BE, kemarin. Lanjutnya, pengecekan yang dilakukan di ruang BKD ini mulai dari kebenaran identitas tenaga honorer hingga tempat tenaga honorer ini bertugas. Karena selama ini juga banyak ditemukan tenaga honorer yang berkerja di SKPD tidak sesuai dengan kontrak kerja. \"Ini juga akan kita hindari. Kalau kita data satu persatu, nanti akan ketahuan mana honorer yang ada dan tidak,\" jelasnya. Jika ditemukan ada tenaga honore yang lain dari data yang ada, maka pemprov akan melakukan kebijakan sendiri terhadap tenaga honorer tersebut. Baik dengan melakukan pemulihan kebenaran data, hingga dilakukan pemberhentian pada tenaga honorer tersebut. \"Jika nanti ditemukan tidak sesuai, maka data yang ada akan dipergunakan untuk menentukan kebijakan,\" tambah Kautsar. Pengecekan dilakukan selama 8 hari, yaitu dari tanggal 13 Juli hingga tanggal 20 Juli mendatang. Pada hari pertama kemarin, BKD melakukan pengecekan terhadap 9 SKPD yaitu Biro Keuangan 8 orang, Biro Organisasi dan Tatalaksana (Ortala) 9 orang, Biro Ekonomi 10 orang, Biro Hukum 11 orang, Biro Administrasi Pemerintahan 6 orang, Biro Administrasi Pembangunan 12 orang, Biro Administrasi dan Sumber Daya Alam 12 orang, Bappeda 12 orang dan Badan Ketahanan Pangan 5 orang dengan total 86 orang tenaga honorer. Sisanya masih ada sekitar 38 SKPD yang belum dilakukan pengecekan. \"Semua akan kita cek satu persatu, secara bertahap selama 8 hari ke depan,\" tandasnya. (151)
Ribuan Honorer Didata Ulang
Kamis 14-07-2016,11:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,10:20 WIB
Dr Tirta Ungkap Cara Naikkan Berat Badan Sehat, Ternyata Bukan Sekadar Banyak Makan
Kamis 08-10-2026,10:04 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Plasma Darah Ternyata Jadi Bahan Baku Obat Hemofilia
Kamis 08-10-2026,09:58 WIB
Kasus Pencabulan Anak 5 Tahun Berujung Vonis Bebas, Ibu Korban Pertanyakan Keadilan
Kamis 08-10-2026,09:49 WIB
IHSG Terjun ke 6.146, Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu
Kamis 08-10-2026,10:34 WIB
S1 Jurnalistik FISIP UNIB Gelar Seminar Nasional, Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Terkini
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB
Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja
Kamis 08-10-2026,15:03 WIB
Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko
Kamis 08-10-2026,13:50 WIB
Baru 38 Persen Jukir Perpanjang SPT, Bapenda Kota Bengkulu Beri Tenggat hingga 10 Oktober
Kamis 08-10-2026,13:15 WIB