BENGKULU, Bengkulu Ekspress - Memasuki H-2 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah, ratusan warga mulai memadati pusat perbelanjaan tradisional dan modern untuk membeli pakaian lebaran. \"Kita kewalahan meladeni pembeli yang datang. Biasanya pengunjung yang datang dalam sehari puluhan orang, namun dalam pekan ini kita hampir bertatap muka dengan ratusan orang,\" ujar salah satu pemilik toko pakaian Pasar Minggu, Elia Dwipuspita (38) kepada BE, kemarin (3/6). Diutarakan Elia, mendekati hari raya pihaknya sengaja menaikkan harga pakaian dan selalu menyediakan model pakaian baru untuk menarik perhatian pengunjung. \"Mumpung sedang ramai, jadi kita manfaatkan momen ini. Harga celana levis biasa kita jual Rp 120 ribu, dalam beberapa hari ini laku terjual dengan harga Rp 150-160 ribu, yang lainnya juga sama. Kita naikkan harga sekitar 25% dari harga biasa,\" ungkapnya. Ia menambahkan, untuk menghindari kelalaian pihaknya dalam mengawasi pengunjung yang datang, baik itu membeli ataupunhanya melihat-lihat, Elia menambah jumlah pegawai di tokonya. \"Sebenarnya yang kerja disini hanya ada 2 orang, namun karena menjelang lebaran pengunjung pasti membludak jadi sebulan sebelumnya saya sudah menambah 2 orang pegawai,\" tutur Elia. Sama halnya dengan salah satu pemilik toko pakaian lainnya, H. Sumartini (41). Ia membeberkan, omset penjualan menjelang lebaran sangat fantastis. \"Dalam sehari biasanya kita hanya mendapat penghasilan Rp 2-3 juta, namun semakin mendekati lebaran bisa mencapai Rp 10 juta. Itupun harga baju dan celana yang kita berikan sudah sangat tinggi namun tetap saja banyak peminatnya,\" papar Tini. Salah satu pengunjung pasar, Edwin (19) mengatakan, datang bersama teman-temannya untuk mencari baju dan sepatu untuk dipakai lebaran nanti. \"Cari baju muslim dan sepatu, kalau baju untuk salat Idul Fitri, kalau sepatu untuk jalan sama teman lainnya. Dari rumah tadi dikasih ibu uang Rp 400 ribu, kalau ada sisa mau beli kacamata juga biar gaya,\" ungkapnya sambil tertawa. Ramainya pembeli pakaian lebaran bukan hanya di pasar tradisional. Salah satu pusat perbelanjaan modern, di Bengkulu Indah Mall seperti Matahari pun demikian. Berdasarkan pantauan BE, antrian menuju kasir sangat ramai dan panjang, tidak seperti hari biasanya. Kendati demikian, tetap saja di banjiri pengunjung yang hilir mudik mencari pakaian yang diinginkan. \"Kita sengaja membuka lajur kasir yang baru untuk mengantisipasi ketidak nyamanan pelanggan yang datang,\" ujar salah satu penjaga kasir, Mitha (22). Salah satu pengunjung Matahari yang bermukim di Jl. Budi Utomo, Putri Novita (28) mengungkapkan, sengaja membeli baju keluarga saat mendekati lebaran agar bisa mendapatkan harga yang lebih murah dari hari biasanya. \"Kalau di pasar panas, desak-desakan, harganya juga mahal. Jadi, aku kesini cari baju anak. Biasanya kalau dekat hari lebaran banyak diskonnya,\" ujar Putri. (cw4)
Pusat Perbelajaan Banjir Pembeli
Senin 04-07-2016,09:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,16:43 WIB
Sasar Habitat Gajah, Satgas Gakkum Lanjutkan Operasi Merah Putih di Mukomuko
Senin 13-04-2026,15:15 WIB
Jurnalis Bengkulu Selatan Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pembunuhan Karakter
Senin 13-04-2026,13:40 WIB
Perbankan Diminta Bangun Gazebo di Pantai Panjang, Dukung Penataan Wisata
Senin 13-04-2026,16:33 WIB
Jadi Role Model, 8 Desa di XIV Koto Serentak Cairkan Dana Desa demi Akselerasi Pembangunan
Senin 13-04-2026,14:58 WIB
Karnaval 18 April Diprediksi Diikuti 10 Ribu Peserta, Pemkot Bengkulu Dorong Ekonomi Lewat Batik Besurek
Terkini
Selasa 14-04-2026,12:04 WIB
Bupati Lebong Dorong Pelaporan Bencana Berbasis Digital
Selasa 14-04-2026,11:53 WIB
PUPR Sidak Proyek, Jalan Air Kemang Dibangun Maksimal
Selasa 14-04-2026,09:39 WIB
Resmi Dilauncing, Remis Jadi Maskot MTQ-37 Seluma
Senin 13-04-2026,19:00 WIB
Fasilitas Kesehatan RSKJ Soeprapto Bengkulu Disorot dan Dibahas di Forum DPD RI Bersama Kemenkes
Senin 13-04-2026,16:45 WIB