MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Hingga saat ini Pemda Mukomuko belum juga menyampaikan rekomendasi, terkait dua oknum guru selingkuh ke BKN Regional Palembang. Padahal, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sudah lama menerbitkan surat rekomendasi yang isinya memberhentikan kedua oknum guru tersebut dari status pegawai negeri sipil (PNS). Wakil rakyat yang duduk di kursi legislatif menduga pemberian sanksi diperlambat. “Keputusan Pemda dalam memberhentikan kedua oknum guru tersebut, namun kita mencurigai ada dugaan kesengajaan dari eksekutif dan terkesan tidak transparan. Karena sejauh ini rekomendasi dari Baperjakat belum disampaikan ke BKN Regional VII Palembang,” kata Ketua Komisi I DPRD Mukomuko, M Ali Syaftaini di dampingi Anggotanya, H Badrun Hasani, H Muspar, Saili dan Alfian dikonfirmasi wartawan, kemarin pagi. Ia meminta, eksekutif transparan dan tidak menutup – nutupi permasalahan tersebut. Pihaknya pun menerima informasi, terkait ada yang menyampaikan rekomendasi telah disampaikan ke BKN dan ada pula yang mengatakan masih dalam proses. Ini diantaranya yang dicurigai ada apa dan seakan – akan ada kesengajaan di perlambat proses tersebut. “Kami minta eksekutif transparan, sehingga akan diketahui dengan pasti dan jelas sanksi final bagi kedua oknum PNS tersebut,” katanya. Dia menambahkan, dalam waktu dekat akan memanggil pihak – pihak terkait permasalahan tersebut dan akan menanyakan sejauh mana proses rekomendasi yang telah diterbitkan Baperjakat hingga akan diserahkan ke BKN. Kedua oknum guru itu, yakni berinisial AA yang saat itu Kepsek SDN di wilayah Air Dikit diduga berbuat zina dengan guru yang tidak lain bawahannya sendiri inisial KY. Pemda Mukomuko melalui Baperjakat memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010. Kedua oknum guru itu diberhentikan dengan hormat tanpa permintaan sendiri dan telah diterbitkan pada tanggal (17/5) lalu. Hanya saja, hingga hari ini (kemarin) belum ada tindak lanjutnya untuk disampaikan ke BKN. (900)
Pemecatan Guru Selingkuh Diperlambat
Selasa 21-06-2016,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 18-06-2026,11:57 WIB
Akui Gelapkan Rp3 Miliar pada 2025 Lewat Akta Notaris, Latifah Digugat Bayar Sisa Rp1,3 Miliar
Kamis 18-06-2026,13:16 WIB
Sidang Korupsi PT RSM Ungkap Peran WNA Australia, Kuasa Hukum Sonny Adnan Sebut Kliennya Hanya "Boneka"
Kamis 18-06-2026,13:17 WIB
Mahasiswa Bengkulu Belum Tunjukkan Sikap, Penggiat HAM Ingatkan Fungsi Kotrol Sosial
Kamis 18-06-2026,13:24 WIB
Pemkot Bengkulu Raih WTP Kedelapan Berturut-turut, Bukti Komitmen Kelola Keuangan Transparan
Kamis 18-06-2026,12:03 WIB
Perjuangkan Nasib Petani, Wabup Yevri Bahas Replanting Sawit dengan Kementan
Terkini
Kamis 18-06-2026,23:12 WIB
Irit hingga 37,8 Km/Liter, Honda CB150R Streetfire Jadi Partner Mobilitas Harian
Kamis 18-06-2026,22:00 WIB
Raih Dua Penghargaan Otomotif Award 2026, All New Honda Vario 125 Street Black Purple Jadi Paling Favorit
Kamis 18-06-2026,21:00 WIB
Honda PCX160 RoadSync Signature Brown, Perpaduan Kemewahan, Teknologi Canggih, dan Kenyamanan Premium
Kamis 18-06-2026,20:00 WIB