BERMANI ILIR, Bengkulu Ekspress - Ketua Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) Bermani Ilir, Usman mengungkapkan, penertiban dugaan perambahan hutan di kawasan Taman Wisata Alma (TWA) Desa Bukit Menyan hanya permainan oknum -oknum tertentu saja. Sebab, saat ini aktivitas perambahan masih terus berlangsung. Bahkan yang diproses hanya satu orang saja, sementera kaki tanganya tak tersentuh hukum \"Ini seolah-olah permainan saja, yang diproses hukum hanya SA sedangkan anak buahnya tidak dan keadaan sekarang perambahan masih berjalan terus tanpa ada penertiban,\" ungkap Usman dengan nada kesal. Usman mengatakan, masyarakat asli sudah sangat geram dengan aktivitas perambahan. Sebab selama ini warga lokal tak berani membuka lahan perkebunan di kawasan hutan yang disebut warga sebagai hutan adat. Kenyataan sekarang kawasan hutan lindung tersebut sudah hampir habis dibabat pendatang untuk membuka lahan perkebunan. \"Kondisi ini merugikan masyarakat asli di sini, sehingga kita mendesak aparat serius melakukan pembersihan atau penertiban, jangan sekedar main-main,\" sebutnya. (320)
Usman: Penertiban TWA Hanya Permainan
Sabtu 11-06-2016,11:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,16:32 WIB
Peringatan Sumpah Pemuda 2026, Walikota Ajak Generasi Muda Tanamkan Kegigihan dan Empati
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,16:52 WIB
Disdikbud Mukomuko Dorong PAUD Cetak Anak Kreatif dan Berani Mencari Solusi
Rabu 28-10-2026,16:36 WIB
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Mukomuko Ajak Pemuda Berani Bermimpi dan Kerja Keras
Terkini
Kamis 29-10-2026,14:29 WIB
Syamsu Ihwan Tolak Bimtek DPRD, Pilih Kedepankan Efisiensi Anggaran
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:17 WIB
Honor Guru Pesantren di Bawah Rp500 Ribu, Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Solusi
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB