KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress - Pelaksanaan program optimasi lahan pertanin tahun 2015 di Bengkulu Selatan (BS) diduga merugikan keuangan negara. Pasalnya, saat ini anggota penyidik tindak pidana korupsi (tipikor) Mapolres Bengkulu Selatan telah memanggil puluhan saksi, untuk mengungkap dugaan penyimpangan tersebut. \"Saat ini masih penyelidikan, jika terbukti ada kerugian negara, barulah ditingkatkan ke penyidikan,\" ujar Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK. Menurut Kapolres, pada tahun 2015, Pemda Bengkulu Selatan melalui Dinas Pertanian mendapat kucuran dana Rp 720 juta dari pemerintah pusat untuk meningkatkan hasil pertanian melalui program optimasi lahan. Kemudian dana tersebut dibagikan untuk 30 kelompok tani yang tersebar di 11 Kecamatan di Bengkulu Selatan. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan pupuk dan bajak sawah. Hanya saja dalam prakteknya, diduga terjadi penyimpangan. Oleh karena itu, untuk menghitung apakah ada kerugian negara dalam kegiatan tersebut, penyidik tipikor Polres Bengkulu Selatan telah meminta bantuan auditor BPKP untuk menghitungnya. Sehingga saat ini auditor BPKP sudah melakukan audi investigasi. \"Sudah 3 hari ini auditor BPKP melakukan audit investigasi di Bengkulu Selatan terkait program optimasi lahan,\" ujarnya. Dikatakan Kapolres, selain meminta bantuan auditor BPKP, pihaknya juga sudah memintai keterangan dari para ketua kelompok tani (Poktan) penerima bantuan dan juga pejabat di Dinas Pertanian yang membidangi kegiatan tersebut. \"Saat ini saksi yang sudah kami mintai keterangan 30 orang dari Poktan dan beberapa orang di dinas pertanian, setelah dilakukan audit investigasi BPKP ini baru diketahui tindakan selanjutnya,\" demikian Kapolres. (369)
Dugaan Korupsi Dana Optimasi Lahan Dibidik
Kamis 26-05-2016,11:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-07-2026,17:57 WIB
Jangan Tunggu Motor Brebet, Ini 4 Langkah Perawatan Busi dari Astra Motor Bengkulu
Senin 06-07-2026,13:39 WIB
5 Balon Ketua PWI Bengkulu Ambil Formulir, Syarat Dukungan Tak Boleh Ganda
Senin 06-07-2026,13:58 WIB
Tega Setubuhi Dua Anak Kandung Sejak 2018, Pria Paruh Baya di Kepahiang Diringkus Polisi
Senin 06-07-2026,15:11 WIB
Kejar Target Rp5,7 Triliun, Pemprov Bengkulu Gencar Gaet Investor Lewat BLINC 3.0
Senin 06-07-2026,16:56 WIB
Diduga Edarkan Uang Palsu di Sejumlah Lokasi, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi di Pasar Barukoto II
Terkini
Senin 06-07-2026,17:57 WIB
Jangan Tunggu Motor Brebet, Ini 4 Langkah Perawatan Busi dari Astra Motor Bengkulu
Senin 06-07-2026,17:39 WIB
'Jumpa Honda' Juli 2026, Promo Melimpah, DP Ringan Hingga Bonus Menarik
Senin 06-07-2026,17:25 WIB
Warga Desa Kelilik Heboh Sore Ini, Jasad Tanpa Identitas Ditemukan Membengkak di Aliran Sungai
Senin 06-07-2026,17:05 WIB
Tepis Video Viral TikTok, Kades Sungai Petai Tegaskan Gedung KDMP Berada di Tengah Desa Bukan Hutan
Senin 06-07-2026,16:59 WIB