MUKOMUKO, BE – Perwakilan masyarakat Desa Air Dikit, Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko meminta dan mendesak agar Pemda Mukomuko memfasilitasi, agar hutan konservasi di wilayah Danau Lebar seluas sekitar 500 hektar diserahkan penggelolaannya kepada masyarakat setempat serta jangan dibiarkan dikuasai serta diolah PT Agro Muko. “Kami minta lahan di wilayah Danau Lebar dikelola masyarakat, jangan dibiarkan dikuasai Agro Muko,” tegas Tokoh Adat Air Dikit, Ujang. Ini disampaikan, kata Ujang, untuk kehidupan masa depan anak dan cucu ke depan. Ditambah lagi semakin lama jumlah penduduk semakin bertambah, sedangkan lahan untuk pertanian tidak ada lagi. “Ini juga untuk menghindari tingkat pengangguran yang dapat menimbulkan hal – hal negatif dan tidak diinginkan,” tegasnya. Kades Air Dikit, Abu Raza menyampaikan, hingga saat ini hutan yang berlokasi di Danau Lebar belum digarap masyarakat. Tetapi, akan dilakukan pengolahan yang tidak melanggar peraturan yang berlaku, karena masyarakat Air Dikit tidak ada lagi lahan untuk pertanian. “Kami minta hutan konservasi itu diserahkan untuk diolah masyarakat. Ini dengan pertimbangan untuk berusaha dibidang pertanian sudah tidak ada, semuanya dikuasai perusahaan Agro Muko. Kami butuh lahan dan dikhawatirkan hal – hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti semakin banyak pengganguran hingga akan menimbulkan hal – hal negatif,” ujarnya. Kades menegaskan, sangat mendukung dan menjaga kenyamanan investor yang berinvestasi, tetapi seluruh lahan yang ada jangan dikuasai semua. “Kami akui beruntung ada Agro Muko. Jika tidak, pasti masih banyak Harimau yang berkeliaran, tetapi jangan semua lahan dikuasai,” katanya. Sejak berdirinya PT Agro Muko, jelas Kades, tidak ada kontribusi bagi masyarakat secara umum. Warga yang diberdayakan adalah oknum – oknum desa yang mengatasnamakan masyarakat. “Yang jelas kami minta hutan konservasi itu untuk lahan pertanian masyarakat,” pungkasnya. Senior Manager Administration PT Agro Muko, Ginting didampingi sejumlah jajarannya mengklaim, bahwa lahan konservasi itu masuk dalam HGU Agro Muko dan area tersebut tidak digarap, tetapi dipelihara dengan baik. Ia juga menyampaikan, perusahaan pernah membantu masyarakat di desa tersebut, seperti untuk pembangunan rumah ibadah. “Kami berinvestasi tak ingin ada konflik kepada masyarakat,” singkatnya. Bupati Mukomuko, Choirul Huda didampingi sejumlah SKPD terkait menyampaikan, agar perusahaan tersebut lebih meningkatkan sumbangsih untuk masyarakat. Terutama dalam peningkatan perekonomian dan masyarakat juga diharapkan tetap menjaga kenyamanan para investor yang berinvestasi di daerah ini. “Saya yakin masyarakat sangat menjaga keamanan dan kenyamanan. Diharapkan pula para investor, tak hanya Agro Muko. Tetapi investor lainnya juga harus memperhatikan masyarakat sekitar,” ingat Bupati. (900)
Hutan Konservasi Diminta Diolah Masyarakat
Rabu 20-04-2016,12:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,10:43 WIB
Tekan Angka Kecelakaan, Dirlantas Polda Bengkulu Petakan Jalur Rawan di Seluruh Bengkulu
Rabu 05-08-2026,10:41 WIB
Hadir Ringankan Masyarakat Saat Kemarau, MUI Manna Bersama Forkopimda Salurkan Air Bersih
Rabu 05-08-2026,10:37 WIB
Terseret Arus Saat menyelam, Remaja Enggano Ditemukan Meninggal
Rabu 05-08-2026,14:32 WIB
Hakim Vonis Latipa Tu'sadiah 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera
Terkini
Rabu 05-08-2026,22:00 WIB
Honda BeAT Jazz Glossy Blue Black, Pilihan Skutik Modern yang Sporty dan Hemat BBM
Rabu 05-08-2026,20:00 WIB
BTN Bengkulu Tegaskan Sengketa dengan Pengembang Bukan Ranah Bank, Hormati Langkah Hukum LPK-RI
Rabu 05-08-2026,18:45 WIB
Oknum Kadis Buka Suara soal Video Viral, DPRD Minta Inspektorat Ungkap Fakta dan Pulihkan Nama Baik
Rabu 05-08-2026,18:41 WIB