AIR NIPIS, BE - Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan dan ESDM Bengkulu Selatan (BS) berhasil mengamankan 4,5 M3 kayu jenis meranti dan rimba campuran yang diduga diambil dari Hutan Produksi terbatas (HPT) Air Bengkenang dan Air Kedurang. Tidak hanya itu, Polhut juga mengamankan 1 unit sepeda motor ojek jenis Honda Astrea yang sudah dimodifikasi. \"Kayu dan sepeda motor sudah kami amankan di gudang kantor dinas kehutanan dan ESDM,\" kata Kadishut dan ESDM, Ir Toni Gusnaidi melalui Plt Kabid Keamanan Hutan, didampingi Kasi Perundang-Undangan, Ujang Musdianto SH, kepada BE, Minggu (3/4). Menurut Ujang, kayu tersebut sebagian ditemukan di pinggir hujan daerah Simpang Semen, Desa Batu Ampar, Kedurang sebanyak 3 M3, kemudian 1,5 M3 ditemukan di daerah Desa Sukarami, Air Nipis. Sepeda motor ojek juga ditemukan tidak jauh dari tumpukan kayu di Desa Sukarami, Air Nipis. Dijelaskan Ujang, penemuan kayu tersebut berawal dari laporan masyarakat, Sabtu (2/4) pagi, lalu saat itu anggotanya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) yang pertama yakni di Simpang Semen. Saat anggotanya tiba di lokasi, hanya menemukan tumpukan kayu. Sedangkan orangnya sudah tidak ada. Disaat sedang muat kayu ke mobil untuk diangkut ke kantor, dirinya juga mendapat laporan, di Desa Sukarami, Air Nipis juga ada kayu yang diduga hasil ilegal logging. Saat itu, anggotanya langsung meluncur ke lokasi. Sebagian mengangkut kayu. \"Saat kami sampai ke Simpang Semen, pemilik kayu tidak kami temukan, namun saat kami sampai ke Sukarami, kami sempat melihat ada 3 pria kabur menggunakan satu unit sepeda motor ojek, kami hanya berhasil menemukan 0,5 M3 kayu dan didekatnya ada satu unit sepeda motor,\" ujar Ujang. Setelah berhasil menemukan kayu dan sepeda motor ojek tersebut, sambung Ujang, Hari sudah malam, sehingga belum sempat membawa kayu anggotanya langsung pulang. kemudian Minggu (3/4) pagi, anggotanya kembali mengecek kayu tersebut, untuk diangkut. \"Saat kami tiba, rupanya pelaku kembali mengangkut kayu, sebab tidak jauh dari lokasi, kami juga menemukan 1 M3 lagi kayu, setelah itu semua kayu dan motor kami angkut,\" imbuh Ujang. Dengan telah diangkutnya kayu dan sepeda motor ojek yang diduga milik pelaku ilegal logging, Ujang pun berharap warga dapat bekerja sama dan melaporkan pelaku ilegal logging ke pihaknya, agar bisa ditangkap. kepada pemilik sepeda motor, Ujang berpesan, agar bisa diambil di kantornya. \"Kami harapkan kerja sama warga untuk sama-sama mengamankan hutan dari kegiatan ilegal logging dan perambahan hutan, kepada warga yang merasa pemilik motor ojek yang kami amankan, silahkan diambil di kantor kami,\" terang Ujang. (369)
4,5 M3 Kayu Diamankan
Senin 04-04-2016,11:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 07-09-2026,16:32 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Diperkirakan Menyebar ke Bengkulu, Warga Diimbau Waspada
Senin 07-09-2026,16:01 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, BPBD Mukomuko Minta Warga Tenang dan Saring Informasi
Senin 07-09-2026,16:00 WIB
Bakal Dilelang Lewat KPKNL, BKD Mukomuko Mulai Kumpulkan Randis Rusak
Senin 07-09-2026,15:58 WIB
Pastikan Pelayanan Tak Lagi Cuek, Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim di RSUD M. Yunus
Senin 07-09-2026,16:03 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Targetkan 130 Tapping Box Terpasang hingga Akhir 2026
Terkini
Selasa 08-09-2026,15:28 WIB
Fashion Kekinian Makin Santai, Oversized hingga Cargo Kembali Digemari
Selasa 08-09-2026,15:18 WIB
Dulu Identik dengan Tentara, Celana Camo Kini Jadi Fashion Kekinian
Selasa 08-09-2026,13:45 WIB
Gebyar Merah Putih di Mukomuko Hadirkan 9 Layanan untuk Masyarakat
Selasa 08-09-2026,13:43 WIB
Danlanal Bengkulu Temui Wali Kota Dedy Wahyudi, Bahas Sampah, Perikanan hingga Program Kedelai
Selasa 08-09-2026,13:21 WIB