MUKOMUKO, BE – Panitia Khusus (Pansus) RTRW terus bekerja untuk lebih mengetahui adanya kecurigaan pelanggaran yang diilakukan PT USM dan KSM yang berada di wilayah kawasan pertanian. Untuk mengetahui lebih jauh terkait dugaan pelanggaran tersebut, kemarin Pansus mendatangi Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP). Tujuannya meminta seluruh dokumen terkait perizinan dua perusahaan tersebut. “Kami di Pansus langsung meminta dokumen terkait perizinan – perizinan yang telah diterbitkan untuk dua perusahaan tersebut. Ini untuk mengetahui dengan pasti dan jelas apakah ada dugaan pelanggaran atau tidaknya,” tegas Ketua Pansus RTRW DPRD Mukomuko, M Ali Syaftaini SE dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin. Pengumpulan data - data perizinan dua perusahaan itu, kata Ali, akan diteliti dan dibahas bersama ditingkat Pansus, selanjutnya akan mengundang SKPD terkait. “Apa saja dugaan pelanggarannya nanti akan kita sampaikan, karena hari ini (kemarin), dokumen terkait perizinan dua perusahaan itu baru kita ambil dan harus diteliti lebih jauh. Karena cukup banyak perizinan yang telah diterbitkan pemerintah,” ujarnya. Untuk sementara, dua perusahaan itu dalam pengurusan perizinan ada sebelum Perda RTRW disahkan pada Tahun 2012 lalu dan ada juga Perda tersebut telah disahkan. Contohnya, PT KSM pengurusan perizinan dan telah diterbitkan sejak tahun 2009 dan 2014. PT USM yang pengurusan perizinannya di tahun 2014. “Ini akan kita lihat lebih jauh, selain untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran, juga akan diketahui nantinya terkait dugaan kepentingan dalam pendirian pabrik yang bukan di dalam kawasan industri tersebut,” bebernya. Sebagaimana diketahui dibentuknya Pansus RTRW ini setelah adanya dugaan ketidaksinkronnya antaranya eksekutif dan legislatif mengenai RTRW, khususnya yang berlokasi di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang. Karena pada Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang disetujui legislatif wilayah Lubuk Pinang adalah lokasi pertanian, bukan industri. Tetapi Perda Nomor 6 Tahun 2012 tentang RTRW itu menyebutkan lokasi industri. (900)
Pansus Datangi KLH dan KPTSP
Selasa 15-03-2016,15:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,15:12 WIB
Pemkot Bengkulu Digitalisasi Retribusi Parkir, Pembayaran QRIS Mulai Diterapkan
Rabu 23-09-2026,14:19 WIB
Ahmadianto Saputro, Putra Bengkulu Selatan yang Raih Gelar Doktor di Usia Muda
Rabu 23-09-2026,14:36 WIB
Sidang Korupsi SKU-AVR PLTA Musi, Saksi Ungkap Pengadaan Didominasi PT Hensan
Rabu 23-09-2026,15:13 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Program Satu Kelurahan Satu Komoditas untuk Dorong Ekonomi Warga
Rabu 23-09-2026,15:00 WIB
Jasad Ditemukan di Enggano Ternyata Surakhman, ABK Kapal yang Hilang Bersama Jurnalis
Terkini
Kamis 24-09-2026,10:46 WIB
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: China Masih Kokoh di Puncak, Indonesia Peringkat 23
Kamis 24-09-2026,10:41 WIB
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal dan Tema Hari Santri Nasional 2026
Kamis 24-09-2026,10:37 WIB
AC Mobil Mendadak Tidak Dingin? Kenali 6 Penyebab dan Solusi Daruratnya
Kamis 24-09-2026,10:29 WIB
550 Imam Besar dari 39 Negara Berkumpul di Jakarta, Ini Agenda Utama IGIC 2026
Rabu 23-09-2026,15:13 WIB