TUBEI,BE - Kantor TNKS Wilayah VI Provinsi Bengkulu melalui Kantor Seksi TNKS di wilayah Kabupaten Lebong mencatat, hingga tahun 2016 ini sekitar 3.000 hekyar hingga 5.000 hektar (Ha) hutan TNKS diwilayah Kabupaten Lebong telah dirambah. Dampaknya seperti yang dirasakan sekarang ini potensi bencana alam di Kabupaten Lebong sangat tinggi, khususnya tanah longsor. Kepala Kantor Seksi TNKS Wilayah Lebong, Mahfud didampingi Kepala Resor TNKS Lebong, Kusnan mengungkapkan, secara keseluruhan luas hutan TNKS di Kabupaten Lebong saat ini mencapai 111 ribu hektar lebih. \'\'Dari luas tersebut, ahutan yang dilakukan masyarakat untuk berkebun mencapai 350 ha. Selebihnya ada aktifitas ilegal loging yang masih tinggi,\'\' kata Mahfud. Dengan kondisi tersebut, tentunya dampak yang ditimbulkan bencana alam, seperti banjir, tanah longsor serta bencana akibat rusaknya ekosistem hutan tersebut. Kusnan menjelaskan, sejauh ini upaya yang dilakukan menyikapi kerusakan hutan di wilayah Lebong ini, selain melakukan patroli rutin juga tindakan bersifat pendekatan ke masyarakat. Untuk tindak lanjutnya nanti ada penindakan tegas jika memang kerusakan yang terjadi sudah sangat tinggi. \"Untuk pengawasan kita masih sangat kekurangan personel. Sangat memungkinkan kita kecolongan dalam pengawasan yang dilakukan,\" terang Kusnan. Kusnan mengimbau masyarakat dapat cerdas menilai pentingnya melestarikan ekosistem hutan dengan baik. Karena jika terjadi kerusakan masyarakat sendiri yang mengalami kerugian. Personel pengawasan hutan di Kabupaten Lebong saat ini hanya berjumlah 5 orang. Terdiri dari 4 orang Polisi Kehutanan (Polhut) dan 1 orang penata usaha umum. \"Sementara ideal jumlah personel yang melakukan pengawasan hutan di Lebong antara 25-30 orang. Karena sesuai petunjuk 1 orang pengawas luas wilayah yang dimonitor berkisar antara 3-5 ribu Ha saja,\'\' imbuhnya. Sementara Lebong memiliki luas hutan TNKS khusus wilayah Lebong mencapai 111 Ha lebih. Hutan seluas itu hanya diawasi hanya 5 personel.(777)
5.000 Hektar Hutan Dirambah
Rabu 02-03-2016,15:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,12:22 WIB
Rifai Buka Akses Alsintan, Lahan Pertanian Tak Boleh Menganggur
Rabu 01-04-2026,12:02 WIB
Kepala Perpustakaan Bengkulu Selatan Berganti, Bupati Tekankan Minat Baca
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB
Bupati Seluma Sambut Kunjungan Menhan, Tinjau Batalyon 891/TP
Rabu 01-04-2026,14:15 WIB
Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Bengkulu Tekankan Prioritas Infrastruktur dan Pariwisata
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,15:54 WIB
Wacana Sekolah Daring 1 April Batal, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan KBM Tetap Tatap Muka
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB