TUNISIA benar-benar ingin menjaga negaranya aman dari serangan terorisme. Selain memperketat pintu keluar masuk yang resmi, pemerintahan Tunisia juga memberikan perhatian khusus untuk wilayah perbatasan. Salah satunya adalah dengan membangun pagar pembatas sepanjang 200 Km di sepanjang perbatasan dengan Libya. Pembatas dibangun berupa saluran air terbuka dan gunung pasir untuk menyulitkan kendaraan melewati perbatasan serta membantu mengurangi penyelundupan. Proyek tersebut diumumkan pertengahan tahun lalu setelah 38 orang tewas di pantai akibat seorang pria bersenjata yang disebut berlatih di Libya. Menteri pertahanan Tunisia Farhat Horchani mengatakan, untuk tahap kedua pada proyek pembatas itu juga akan dipasang peralatan elektronik dengan bantuan Jerman dan AS. \"Hari ini kami menyelesaikan penutupannya, dan ini akan membantu kami melindungi perbatasan, dan menghentikan ancaman,\" kata Farhat Horchani pada Sabtu.(ray/jpnn)
Wow, Halau Teroris, Negara Ini Bangun Pembatas Sepanjang 200 KM
Senin 08-02-2016,10:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 20-06-2026,17:42 WIB
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemprov Bengkulu Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Ahmad Al Habsyi
Minggu 21-06-2026,00:01 WIB
Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Rumah Kosong Desa Tungkal 1 Bengkulu Selatan
Sabtu 20-06-2026,17:33 WIB
Astra Motor Bengkulu Perkenalkan Jajaran Motor Listrik Honda untuk Mobilitas Ramah Lingkungan
Sabtu 20-06-2026,17:31 WIB
Astra Motor Bengkulu Dorong Kesadaran Mobilitas Berkelanjutan Melalui Kegiatan EV City Rolling
Sabtu 20-06-2026,17:36 WIB
Jaksa Yakin Tiga Bersaudara Benggawan Terlibat TPPU, Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Terkini
Minggu 21-06-2026,00:01 WIB
Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Rumah Kosong Desa Tungkal 1 Bengkulu Selatan
Sabtu 20-06-2026,17:42 WIB
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemprov Bengkulu Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Ahmad Al Habsyi
Sabtu 20-06-2026,17:38 WIB
Korban Arisan Bodong Bertambah Jadi 90 Orang, Polda Bengkulu Jadwalkan Pemanggilan Kedua
Sabtu 20-06-2026,17:36 WIB
Jaksa Yakin Tiga Bersaudara Benggawan Terlibat TPPU, Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Sabtu 20-06-2026,17:33 WIB