MUKOMUKO, BE – Nasib ratusan tenaga honorer daerah dan Guru Tidak Tetap (GTT) di jajaran Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Mukomuko, belum ada kejelasan nasibnya. Apakah tetap akan diberdayakan jasanya atau tidak. Ini setelah kewenangan diambil Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu. “Terkait data jumlah guru PNS dan non PNS serta jumlah sekolah sudah kita laporkan. Kalau terkait nasib tenaga non PNS kami belum mendapatkan kepastian jelas, baik itu dari provinsi maupun pusat. Apakah jasa tenaga non PNS itu tetap akan dipakai atau tidak,” ujar Kepala Dispendikbud Kabupaten Mukomuko, Nurhasni MPd melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dasman Gusti MPd dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin (8/1). Untuk tenaga honorer daerah tingkat SLTA berjumlah 87, Guru Tidak Tetap (GTT) 169, PNS 206 dan jumlah pelajar 4.485 orang. Tingkat SMK, honorer berjumlah 35, GTT 21, PNS 79 dan pelajar 1.107 orang. Saat ini, kata Dasman, pihaknya tengah melakukan inventarisir seluruh aset bergerak dan tidak bergerak yang tersebar di puluhan SLTA dan SMK di bawah naungan Dikmen. Karena seluruh aset – aset yang ada secara keseluruhan harus tercatat semua secara mendetail dan terinci. Contohnya, berapa jumlah RKB, sarana dan prasarana hingga aset tanah serta lainnya. Dan paling lama pada bulan Oktober 2016 mendatang, seluruh data – data itu telah dilaporkan ke tingkat provinsi dan pusat. Dia juga menyampaikan, apapun peraturan yang akan diberlakukan, pihaknya siap mengikuti dan menjalankan Tupoksi masing – masing. Namun bagaimana teknis nantinya, pihak Dispendikbud tengah menunggu petunjuk lebih lanjut dari provinsi dan pusat. “Ketika ada sosialisasi dan koordinasi beberapa waktu lalu se-Indonesia, belum ada keputusan jelas terkait bagaimana teknis dalam pengambilan alih kewenangan itu. Contohnya bagaimana dengan nasib tenaga honorer yang selama ini dibiayai APBD Kabupaten Mukomuko. Apakah tetap berlanjut dan dibiayai APBD Provinsi Bengkulu atau APBN dan lainnya. Yang jelas kita data dulu seluruh aset – aset dan dilaporkan,” demikian Dasman. (900)
Nasib Honorer Dikmen Belum Jelas
Sabtu 09-01-2016,13:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 01-06-2026,15:01 WIB
Curi HP yang Sedang Dicas di Warung, Pemuda Asal Empat Lawang Dibekuk di Tebeng
Senin 01-06-2026,14:33 WIB
Hakikat Haji: Pelantikan Menjadi Dai dan Kebangkitan Peradaban Masjid
Senin 01-06-2026,14:26 WIB
DLH Kota Bengkulu Tetap Maksimalkan Layanan Kebersihan Selama Long Weekend
Senin 01-06-2026,14:28 WIB
DPRD Kota Bengkulu Dorong Legalitas Pedagang Pantai Panjang untuk Tingkatkan PAD dan Penataan Wisata
Senin 01-06-2026,14:23 WIB
Libur Panjang Tak Hambat Pelayanan, Program Takziah dan Dokumen 3 in 1 Tetap Berjalan
Terkini
Senin 01-06-2026,15:27 WIB
Polsek Ratu Agung Sikat Miras di Pantai Panjang, Puluhan Botol Disita Saat Operasi Dini Hari
Senin 01-06-2026,15:01 WIB
Curi HP yang Sedang Dicas di Warung, Pemuda Asal Empat Lawang Dibekuk di Tebeng
Senin 01-06-2026,15:00 WIB
Paskibraka Bengkulu 2025 Dibubarkan, Generasi Muda Diminta Terus Junjung Pancasila
Senin 01-06-2026,14:54 WIB
Wagub Mian Tinjau Jalan Rusak di Lebong, Pembangunan Dimulai Pekan Ini
Senin 01-06-2026,14:41 WIB