RIMBO PENGADANG,BE - Kondisi jalan lintas Lebong-Curup hingga saat ini semakin memprihatinkan. Kerusakan jalan provinsi yang berada di Desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang tersebut nyaris memutuskan akses jalan Curup menuju Lebong tersebut. Tebing yang berada tepat di sebelah jalan tersebut mengalami longsor hingga hampir memakan badan jalan. Hal ini diperparah lagi belum ada satu pun tanda peringatan yang dipasang di lokasi tersebut, yang tentunya dapat mengancam keselamatan pengendara yang melintas. Benny, warga Curup Kabupaten Rejang Lebong yang ditemui saat melintas dijalan tersebut mengatakan, khawatir dengan kondisi jalan tersebut. Karena jika dibiarkan bukan tidak mungkin longsor semakin meluas. \"Jangan sampai dibiarkan sampai putus baru diperbaiki. Saat ini saja kondisinya sangat berbahaya,\" ujar Benny. Selain itu, Kepala Desa Tik Kuto, Nasril Yani mengatakan, kondisi itu terjadi akibat tidak adanya drainase atau saluran air di sepanjang jalan tersebut. Saat hujan datang air langsung tumpah ke jalan hingga membuat tanah di dinding jalan tersebut longsor dibawa air. \"Coba lihat sepanjang jalan ini tidak ada drainasenya, bagaimana tidak jalan ini cepat rusak. Ditambah beberapa hari ini mobil kontainer ukuran besar sering lewat menambah parah kondisi jalan ini,\" ungkap Nasril. Camat Rimbo Pengadang Panderpin yang dihubungi BE mengatakan hal yang sama. Kondisi tersebut diakibatkan tebing yang berada persis dibahu jalan longsor akibat diguyur hujan pada awal bulan Desember lalu. Ia sendiri sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong terkait kondisi tersebut. \"Kejadiannya sudah lama sekitar awal Desember lalu. Kita sudah menghubungi pihak BPBD, hanya saja menurut mereka itu merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum karena menyangkut jalan,\" singkat Panderpin.(777)
Curup-Lebong Nyaris Putus
Sabtu 02-01-2016,12:04 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 27-03-2026,11:27 WIB
Libur Lebaran, Sampah Jadi Sorotan di Wisata Lubuk Langkap
Jumat 27-03-2026,12:52 WIB
Pasca Lebaran, Harga Sawit di Mukomuko Masih "Perkasa" di Atas Rp3.000/Kg
Jumat 27-03-2026,15:58 WIB
Polres Bengkulu Selatan Panen Raya Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026
Jumat 27-03-2026,11:51 WIB
Panen Raya Jagung Kuartal I 2026, Polresta Bengkulu Hasilkan 5 Ton Jagung di Kampung Melayu
Jumat 27-03-2026,16:06 WIB
Polemik Parkir Balai Buntar, Pemprov Kukuh Jalankan Meski Tuai Kritik
Terkini
Jumat 27-03-2026,17:55 WIB
Revitalisasi Eks Mess Pemda Dikebut, Disiapkan Jadi Kantor Wali Kota
Jumat 27-03-2026,17:53 WIB
BKSDA Ungkap Status Baru, Aktivitas Perambahan Ramai di Eks TWA Pantai Panjang
Jumat 27-03-2026,17:50 WIB
Pantai Panjang Kondusif di Akhir Libur Lebaran 2026, Kolaborasi Lintas Instansi Berbuah Positif
Jumat 27-03-2026,17:48 WIB
Posko Kesehatan Wisata di Kota Bengkulu Berjalan Optimal Selama Libur Lebaran
Jumat 27-03-2026,16:23 WIB