BENGKULU, BE - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total ekspor Provinsi Bengkulu per Oktober 2015 mencapai nilai sebesar USD 12,9934 juta. Dibanding dengan bulan September 2015 atau secara bulanan (month-to-month) yang sebesar USD 16,1320 juta, nilai ekspor ini anjlok sebesar 19,46 %. \"Ekspor yang tercatat 54,23 % diantaranya transaksi ekspor langsung melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu,\" ujar Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dodi Herlando, dalam rilis BPS, Jumat (4/12). Bila dibanding secara tahunan (year-on-year), nilai ekspor ini juga mengalami penurunan sebesar 37,66 %. Pasalnya, pada Oktober 2014, nilai ekspor mencapai USD 20,84 juta. \"Ekspor melalui pelabuhan Pulau Baii mencapai USD 7,0468 juta, melalui pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat mencapai USD 4,0980 juta, melalui pelabuhan Sungai Musi/Boom Baru Sumatera Selatan mencapai USD 1,8463 juta dan yang melalui Kuala Namu International Airport (U) USD 0,0023 juta,\" jelasnya. Dari sisi komoditas, BPS mencatat, melalui 100% Batu Bara diekpor melalui Pelabuhan Pulau Baai. Angkanya mencapai USD 7,0468 juta. Sementara dari sisi negara tujuan ekspor terbesar Provinsi Bengkulu pada bulan Oktober 2015 yaitu Philipina. Angkanya mencapai USD 2,35 juta atau sebesar 18,12 % dari total ekspor. Dilanjutkan dengan Belanda USD 2,08 juta (16,01 %), India USD 1,88 juta (14,48 %). Selain itu, ada Kamboja sebesar USD 1,59 juta (12,29 %), Thailand USD 1,27 juta (9,83 %), Jepang USD 1,16 juta (8,96 %), Amerika Serikat USD 1,01 juta (7,81 %), Malaysia USD 0,55 juta (4,28%), Vietnam USD 0,46 juta (3,55 %), Kanada USD 0,24 juta (1,87 %). Untuk Tiongkok sebesar USD 0,12 juta (0,93 %), Luksemburg USD 0,12 (0,93 %), Kosta Rika USD 0,11 (0,88 %), Taiwan USD 0,0004 (0,003 %), Korea Selatan USD 0,0004 (0,003 %), Singapura USD 0,0002 (0,001 %), Arab Saudi USD 0,0001 (0,001 %), Brunai Darussalam USD 0,00007 (0,0006 %), dan Norwegia USD 0,00002 (0,0002 %). Di sisi lain, nilai impor Provinsi Bengkulu Oktober 2015 mencapai nilai sebesar USD 1,34 juta. Artinya, nilai impor ini mengalami kenaikan sebesar 236,58 % jika dibandingkan dengan bulan September 2015 yang sebesar USD 0,40 juta (month to month). Bila dibandingkan secara year-on-year, nilai Impor Provinsi Bengkulu bulan Oktober 2015 mengalami penurunan 7,43 %. Dari sisi asal negara, Singapura dan Malaysia berupa aspal dan bahan bakar diesel otomotif. Selain kedua negara tersebut, Bengkulu juga mengimpor dari Vietnam dan Papua Nugini. Nilai neraca perdagangan Provinsi Bengkulu Bulan Oktober 2015 mengalami surplus sebesar USD 11,65Juta. Nilai neraca perdagangan Provinsi Bengkulu Bulan Januari - Oktober 2015 mengalami surplus sebesar USD 130,60 Juta. (609)
Ekspor Anjlok, Impor Naik
Sabtu 05-12-2015,15:46 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Terkini
Senin 30-03-2026,16:45 WIB
Karnaval Batik Bengkulu Siap Digelar 18 Maret, Usung Konsep “Glowing in The Dark”
Senin 30-03-2026,16:40 WIB
Apel Perdana Pasca Lebaran, Bupati Mukomuko Tekankan Disiplin Hingga Percepatan Pelayanan Publik
Senin 30-03-2026,16:37 WIB
Didukung Penuh IKAL, Mahoni Championship SMAN 2 Kota Bengkulu Berlangsung Meriah
Senin 30-03-2026,16:34 WIB
Dr. Idham Kholid Resmi Jabat Kajari Mukomuko, Sinergi Forkopimda Kian Solid
Senin 30-03-2026,16:30 WIB