BENGKULU, BE- Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu meminta Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah mengevaluasi kinerja para anaknya buahnya. Khususnya beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tak mampu merealisasikan anggaran yang sudah diberikan kepadanya. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya 7 paket yang batal dilelang karena waktu yang sudah semakin mepet akibat SKPD tersebut lalai menyusun rencanaan dan dokumen lelang. Setidaknya ada 4 SKPD yang mendapat sorotan karena ada beberapa paket pekerjannya dibatalkan karena tidak siap. Akibatnya, sebesar Rp 16,1 miliar pun tidak terserap dan akan menjadi Silpa tahun ini. Sedang dana APBN akan ditarik oleh pemerintah pusat. Pertama, Biro Kesra Setda Provinsi Bengkulu paket belanja jasa transportasi dan akomodasi biaya pemberangkatan jemaah umroh dengan pagu anggaran sebesar Rp 1 miliar bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu 2015. Lelangnya batal karena pemerintah pusat tidak membolehkan pemberian hibah berupa pemberangkatan masyarakat untuk menunaikan ibadah umroh. Kedua, Dinas Kelautan dan Perikanan sebanyak 3 paket juga gagal dilelangnya yakni belanja konsultasi pengawasan pengembangan pembangunan pelabuhan perikanan Pulau Baai bersumber dari APBN dengan pagu Rp 118,7 juta. Alasannya, paket tersebut ditarik kembali oleh DKP karena dibatalkan oleh Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Selanjutnya, paket pengembangan pembangunan pelabuhan perikanan Pulau Baai yang bersumber dari APBN dengan besaran pagu Rp 3,7 miliar. Dibatalkannnya lelang paket itu dikarenakan adanya ketidak sesuaian harga dan keterbatasan waktu pelaksanaan tender dan paket belanja barang dan kelengkapan peralatan penangkapan ikan yang bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu senilai Rp 662,3 juta. Alasannya, dokumen lelang ditarik kembali oleh SKPD bersangkutan karena waktu tender sudah tidak cukup lagi. Ketiga, Dinas Pekerjaan Umum juga gagal melelang 2 paket pekerjaan. Keduanya adalah pembangunan jaringan irigasi di Air Pikat Desa Tanjung Dalam, Kabupaten Rejang Lebong dengan sumber dana APBD Rp 7,3 miliar. Penyebabnya terkendala pembebasan lahan dan paket yang gagal lainnya berupa rehabilitasi jalan Taba Mulan-Simpang Nangka Kabupaten Rejang Lebong juga bersumber dari APBD sebesar Rp 2,4 miliar. Dikarenakan tidak cukupnya waktu pelaksanaan karena waktu efektif yang dibutuhkan 105 hari, sedangkan waktu yang tersedia sebelum berakhirnya 2015 ini hanya kurang dari 60 hari lagi. Terakhir, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berupa paket pembangunan sirkuit balap motor senilai Rp 907,8 juta bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu. Dibatalkannya lelang itu dikarenakan terkendala lahan sehingga pihak Dispora menarik kembali berkas lelang sudah diajukan ke ULP. \"Batalnya lelang tersebut khususnya karena waktunya tidak cukup lagi, itu menandakan betapa lemahnya sumber daya manusia (SDM) para kepala SKPD. Semestinya kekurangan waktu itu tidak perlu terjadi, karena anggaran itu disahkan akhir 2014 lalu, kenapa tidak cepat dilelang kalau memang proses pengerjaannya membutuhkan waktu yang agak panjang,\" kritik Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, H. Edi Sunandar. Ia sangat menyayangkan uang rakyat senilai Rp 16,1 miliar tersebut tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Padahal penggunaan anggaran itu sendiri sebelumnya sudah direncanakan dengan matang oleh SKPD yang bersangkutan. \"Gubernur harus mengevaluasi kinerja para SKPD yang lelangnya batal itu. Kalau seperti ini terus, maka masyarakat yang akan merasakan dampak minimnya pembangunan di Bengkulu ini,\" tegas Politisi Nasdem ini. Anggota dewan dikenal juga vokal mengkritik Pemprov ini mengaku tidak akan mengurangi anggaran SKPD gagal lelang tersebut, karena menurutnya batalnya lelang sejumlah paket pekerjaan itu bukan salah sanggarannya, melainkan salah kepada SKPD-nya. \"Anggaran untuk SKPD itu akan kembali kita kucurkan, namun kepalanya harus dievaluasi dulu agar anggaran ini bisa direalisasikan dengan baik,\" ujarnya.(400)
Gubernur Diminta Evaluasi Anak Buah
Rabu 11-11-2015,14:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-07-2026,12:28 WIB
Sepakat Cabut Laporan Polisi, Kasus Guru dan Orang Tua Siswa SMP IT Al Qalam Berakhir Damai
Jumat 17-07-2026,18:19 WIB
Perayaan HUT ke-56, Astra Motor Salurkan 560 Kantong Darah Melalui Aksi Donor Serentak di 12 Provinsi
Jumat 17-07-2026,11:46 WIB
Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa Saat Wudu Dilaporkan ke Polisi, Pihak Sekolah di Kota Manna Masih Bungkam
Jumat 17-07-2026,12:11 WIB
Antisipasi Kenakalan Remaja, DPRD Bengkulu Selatan Inisiasi Perda Perlindungan Peserta Didik
Jumat 17-07-2026,12:14 WIB
Pastikan Respons Cepat, Kapolres Bengkulu Selatan Cek Layanan SPKT dan Call Center 110
Terkini
Jumat 17-07-2026,18:21 WIB
Petani Sawit Swadaya Bakal Punya Acuan Harga Resmi, Pemprov Bengkulu Siapkan Dua Skema Penetapan TBS
Jumat 17-07-2026,18:19 WIB
Perayaan HUT ke-56, Astra Motor Salurkan 560 Kantong Darah Melalui Aksi Donor Serentak di 12 Provinsi
Jumat 17-07-2026,18:16 WIB
Astra Motor Bengkulu Resmikan AHASS Mentari Motor, Perluas Layanan Purna Jual Honda di Kota Bengkulu
Jumat 17-07-2026,18:13 WIB
Kota Bengkulu Bakal Makin Berkilau, Dishub Siapkan Lampu Hias di Tiga Jembatan dan Ganti PJU dengan LED
Jumat 17-07-2026,18:08 WIB