BENGKULU, BE - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu membidik dugaan penerima fiktif dan mark up dalam penyaluran dan pengadaan proyek sapi serta kambing senilai Rp 2 miliar di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu. Dijelaskan Koordinator Pidus Adi Nuryadin SH, bahwa pihaknya tengah menelaah perkara proyek pengadaan Disnakeswan 2015 tersebut. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, maka pihaknya akan meningkatkan status pengusutannya. Ya masih ditelaah, nanti disampaikan keatasan untuk menentukan sikap. Jika ada indikasi tentunya kita langsung pulbaket untuk memperbanyak data, tegas Adi. Adi menuturkan, sejauh ini pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai proyek pengadaan hewan ternak denggan anggaran mencapai Rp 2 Milliar tersebut. Sehingga pihaknya melakukan kajian secara konferhensif guna menelaah ada tidaknya unsur pelanggaran dalam proyek bantuan untuk kelompok-kelompok tani di kabupaten Provinsi Bengkulu tersebut. Sejauh ini informasi yang dikumpulkan dari pemberitaan serta ada lagi pengaduan-pengaduan semua menjadi bahan telaah kita, ujar Adi. Jaksa penyidik Pidsus ini, menyebutkan jika adanya pelanggaran hukum, apalagi Poktan penerima nantinya benar-benar fiktif serta harga pembelian hewan tidak sesuai dengan harga sesungguhnya, maka pihaknya memastikan akan melakukan pengusutan secara tuntas. Karena anggaran yang digunakan membeli hewan-hewan ternak itu merupakan uang negara yang tidak bisa sembarang. Nanti, sekarang kita masih telaah dan akan disampaikan keatasan, tuturnya. Sejauh ini data yang dimilikinya berupa rincian pembelian 601 ekor sapi dibagikan ke-37 Poktan serta 375 ekor kambing dibagikan ke-9 koptan. Hingga anggaran mencapai Rp 2 Milliar yang diplot di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). (320)
Kejati Bidik Dugaan Sapi Fiktif di Disnakeswan
Selasa 10-11-2015,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB