KEPAHIANG, BE - Aksi kriminalitas dengan menggunakan senjata api (senpi), terjadi di Kepahiang. Kali ini korbannya, Sastri (28) yang merupakan bendahara rutin pada Kantor Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K) Kepahiang. Naasnya, para pelaku yang diduga sebanyak 4 orang tersebut berhasil mengambil uang milik korban yang baru dicairkan di Bank Bengkulu Cabang Kepahiang. Modusnya kawanan pelaku ini membuntuti kendaraan korban dan kemudian pada tempat sepi lantas menodongkan senpi sembari mengambil uang yang dibawa korban dalam tas. Data terhimpun, korban Sastri mencairkan uang sebanyak Rp 140 juta di Bank Bengkulu Cabang Kepahiang sekitar pukul 11.00 WIB. Kala itu korban ditemani bersama salah seorang pegawai di BP4K, Parijal (35). Setelah mencairkan uang tersebut, lantas keduanya kembali lagi ke kantor BP4K di Desa Kelobak di depan kantor Bupati Kepahiang. Hanya saja pas akan memasuki gang kantor BP4K tersebut, sepeda motor jenis Honda Beat yang dipakainya dipepet oleh dua sepeda motor yang dipakai pelaku. Tidak sampai di situ, lantas kawanan pelaku yang diakui korban menggunakan sepeda motor Yamaha FU ini lantas menendang sepeda motor yang dipakainya. Keduanya lantas terjatuh dan salah satu kendaraan pelaku mendekati sepeda motor korban dan langsung mengambil tas berisi uang yang berada di bagian tengah motor. "Waktu kami terjatuh itu, lantas dua orang pelaku langsung menodongkan pistol ke arah kami sembari mengambil tas berisi uang yang kami bawa," aku Sasri kemarin. Dikatakannya, dirinya menduga salah seorang pelaku sudah membuntutinya sejak proses pencairan di Bank Bengkulu. Hanya saja pada saat itu dirinya tidak menaruh curiga sama sekali. "Saya menduga salah seorang pelaku tersebut sudah membuntuti saya sewaktu di bank Bengkulu," akunya. Adapun pasca kejadian tersebut, korban menyampaikan dirinya dan rekannya Parijal langsung melapor ke Polres Kepahiang. Pihak Polres Kepahiang juga langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Bank Bengkulu dan melihat CCTV yang berada di warnet Lentera yang berada persis di depan Bank Bengkulu. Sayangnya hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari Polres Kepahiang. Terpisah, Kepala BP4K, Aidil Fitri SH mengatakan tidak menyangka jika uang tersebut telah dijambret oleh pelaku perampokan yang menggunakan senpi tersebut. Dirinya juga tidak bisa menjelaskan pencairan uang tersebut untuk kegiatan apa. "Dijambret itu iya, tapi saya belum bisa menjelaskan secara detail, karena saya tahu juga karena ditelepon oleh pegawai saya," katanya.(505)
Rampok Bersenpi Gasak Rp 140 Juta
Selasa 20-10-2015,10:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,12:09 WIB
Libur Sekolah, MBG Dialihkan ke Ibu Hamil dan Balita
Selasa 17-03-2026,12:12 WIB
Potensi Puting Beliung Meningkat, Ini Imbauan BPBD Lebong
Selasa 17-03-2026,12:25 WIB
Pemprov Bengkulu Perkuat Program Orang Tua Asuh untuk Anak Yatim
Selasa 17-03-2026,16:54 WIB
Layanan SIM dan SKCK di Polresta Bengkulu Tutup Sementara Saat Nyepi dan Lebaran, Ini Jadwalnya
Selasa 17-03-2026,12:06 WIB
Operasi Ketupat 2026, Jalinbar Mukomuko Dijaga Ketat
Terkini
Selasa 17-03-2026,16:54 WIB
Layanan SIM dan SKCK di Polresta Bengkulu Tutup Sementara Saat Nyepi dan Lebaran, Ini Jadwalnya
Selasa 17-03-2026,16:05 WIB
Libur Lebaran, Call Center 110 Tetap Siaga 24 Jam di Bengkulu
Selasa 17-03-2026,16:02 WIB
Libur Lebaran di Pantai Panjang, Polisi Minta Wisatawan Tak Nekat Berenang
Selasa 17-03-2026,15:52 WIB
Polresta Bengkulu Sediakan Titip Kendaraan Gratis Saat Mudik
Selasa 17-03-2026,15:32 WIB