Orang dewasa yang lebih tua dengan gangguan pendengaran mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk meninggal dibandingkan orang dengan mereka yang memiliki pendengaran normal, sebuah studi terbaru menunjukkan. Alasan untuk hal tersebut tidak jelas tetapi hasilnya menunjukkan gangguan pendengaran setidaknya sebagai tanda dan mungkin kontributor peluang kelangsungan hidup orang tua atau orang paruh baya. “Dalam istilah sederhana, semakin buruk gangguan pendengaran pasien maka semakin besar risiko kematian,” kata penulis utama Kevin Contrera, seperti dilansir laman Fox News, Kamis (15/10). Penelitian sebelumnya telah mengaitkan masalah pendengaran dengan berbagai efek kesehatan negatif tapi beberapa studi telah melihat langsung pada risiko kematian, Contrera dan rekan-rekannya menulis dalam JAMA Otolaryngology-Head and Neck Surgery. Contrera dan rekan-rekannya melihat data pada 1.666 orang dewasa dari survei nasional yang representatif yang dilakukan pada tahun 2005-2006 dan 2009-2010, serta catatan kematian sampai akhir 2011. Orang-orang yang diteliti adalah mereka yang berusia 70 tahun dan telah menjalani pengujian pendengaran. Menggunakan kriteria WHO dan akuntansi untuk usia individu, para peneliti menemukan bahwa orang dengan gangguan pendengaran sedang atau berat memiliki risiko 54 persen lebih besar untuk meninggal dibandingkan dengan pendengaran normal. Gangguan pendengaran ringan dikaitkan dengan 27 persen peningkatan risiko. Para peneliti kemudian juga menyesuaikan dengan variabel lain yang bisa memengaruhi pendengaran dan risiko kematian, termasuk jenis kelamin, ras dan pendidikan serta faktor risiko jantung, seperti stroke, merokok, diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Bahkan setelah memperhitungkan faktor-faktor tersebut, tim peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki masalah gangguan pendengaran berat memiliki risiko 39 persen lebih tinggi dari kematian dibandingkan mereka yang tanpa masalah pendengaran. Piers Dawes yang tidak terlibat dalam studi baru mencatat bahwa gangguan pendengaran bisa langsung memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan seseorang. “Orang tua dengan gangguan pendengaran cenderung memiliki lebih banyak kesulitan dengan komunikasi, terisolasi secara sosial dan kurang mampu untuk merawat kondisi kesehatan jangka panjang mereka sendiri,” kata Dawes, seorang peneliti gangguan pendengaran yang mengajar di University of Manchester di Inggris. “Ini semacam masalah sekunder yang berpotensi berdampak pada kesehatan, kesejahteraan dan kematian,” pungkasnya.(fny/jpnn)
Untuk Senior, Gangguan Pendengaran Terkait Dengan Risiko Kematian
Sabtu 17-10-2015,09:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Minggu 19-04-2026,13:43 WIB
Kesiapan Bengkulu Hadapi Ancaman Megathrust Terus Diperkuat Lewat Simulasi
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,13:33 WIB
Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Partai Kebangkitan Bangsa Lewat Dukungan Pembangunan
Terkini
Senin 20-04-2026,09:17 WIB
Serunai Resto Hadirkan “Flavors of the Month April” di Hotel Santika Bengkulu
Senin 20-04-2026,08:52 WIB
TENTANG DIA (SERI 2)
Minggu 19-04-2026,19:43 WIB
Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB