MALANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian kepada guru non PNS. PGRI berusaha memperjuangkan agar guru non PNS dapar menerima upah yang layak, minimal Rp 1 juta per bulan.
Selama ini, guru non PNS hanya menerima tunjangan fungsional dari APBN sebesar Rp 300 ribu per bulan. Tunjangan itu pun baru diterimakan setiap enam bulan sekali. Meski hanya mendapatkan upah jauh dari layak, para guru tetap berusaha memberikan yang terbaik. Karena para guru sudah memberikan yang terbaik, pemerintah pun harusnya memberikan upah yang layak pula.
“Kami di PGRI terus memperjuangkan agar upah guru non PNS dapat layak, minimal Rp 1 juta atau setara dengan UMK yang ada di masing-masing kota atau kabupaten. Saat ini, upah guru jauh dibawah layak,” kata Wakil Ketua PGRI Jawa Timur Sumarno, seperti diberitakan Malang Post (Grup JPNN).
Dijelaskannya, tunjangan fungsional Rp 300 ribu dari APBN itu pun tidak semua guru non PNS mendapatkannya. Ada beberapa persyaratan untuk mendapatkannya. Jumlah guru non PNS di Jawa Timur mencapai 300 ribu orang.
Jika pemerintah menerapkan kebijakan upah guru minimal Rp 1 juta, tentunya akan ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhinya. Ketua PPLP Dikdasmen PGRI Jatim itu mencontohkan persyaratannya antara lain, harus sudah berijazah S1, mengajar 24 jam pelajaran selama satu minggu dan mengajar di sekolah yang memiliki legalitas dari pemerintah.
“Secara nasional, presiden sudah meminta untuk menghitung kebutuhan itu. Apakah dapat dialokasikan dalam APBN atau tidak, disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” terangnya.
Tidak hanya diperjungkan di tingkat pusat, perjuangan upah guru non PNS juga dilakukan di masing-masing daerah. Harapannya, jika pemerintah daerah untuk memberikan tunjangan kepada guru non PNS akan lebih baik.
Di Kabupaten Malang, jumlah lembaga pendidikan yang dikelola PGRI cukup besar. TK ada 128 lembaga, SMP ada 63 lembaga dan SMK ada 17 lembaga. Kemarin, dari 133 kepala sekolah yang dilantik berasal dari 103 kepala sekolah, 20 kepala sekolaj SMP dan 10 kepala sekolah SMK.
“Ini merupakan pelantikan kepala sekolah PGRI terbanyak dan termewah. Selain itu, baru di Kabupaten Malang yang pelantikan kepala sekolah PGRI di hadiri langsung kepala daerahnya,” tambahnya. (aim)
PGRI Perjuangkan Upah Guru Non PNS Setara UMK
Kamis 10-01-2013,18:35 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,16:57 WIB
Sidang Lapangan Sengketa Tanah PAUD Al Amin Digelar, Masuki Tahap Pembuktian
Sabtu 06-06-2026,14:18 WIB
Gaji ke-13 ASN dan PPPK Bengkulu Utara Cair Pekan Depan, Bupati Arie Prioritaskan Biaya Masuk Sekolah Anak
Sabtu 06-06-2026,16:34 WIB
Polisi Gerebek Transaksi Sabu di Kampung Kelawi, 2 Pria Diamankan dengan 26 Paket Sabu
Sabtu 06-06-2026,16:59 WIB
Banyak Calon Siswa Gagal Login SPMB 2026, Disdik Provinsi Bengkulu Sebut Terkendala Dokumen
Sabtu 06-06-2026,16:55 WIB
DPRD Provinsi Bengkulu Minta Pembangunan Infrastruktur 2026 Tetap Prioritas Meski Keuangan Daerah Tertekan
Terkini
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB
Siasati Masa Tunggu 30 Tahun, Kemenag Mukomuko Imbau Orang Tua Daftarkan Anak Haji Sejak Dini
Minggu 07-06-2026,09:56 WIB
Daftar Tunggu Haji Mukomuko Tembus 4.297 Orang, Masa Tunggu Capai 30 Tahun
Minggu 07-06-2026,09:53 WIB
Pemprov Bengkulu Sambut Kepulangan 390 Jemaah Haji Kloter PDG 03
Sabtu 06-06-2026,16:59 WIB