BENGKULU, BE - Terkait persoalan kabut asap yang melanda pulau Sumatera, terkhususnya untuk di Kota Bengkulu, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota telah menetapkan status siaga. Hal ini dikarenakan kabut asap tersebut telah terpantau memasuki Kabupaten Bengkulu Tengah, dan dalam beberapa minggu terakhir potensi kabut asap tersebut telah terlihat /memasuki daerah Kota Bengkulu. Kepala BPBD Kota, Ir Mulyani mengungkapkan bahwa meski kabut asap telah terlihat di perbatasan, namun hal tersebut masih dalam skala ringan, akan tetapi menginggat risiko yang dapat ditimbulkan bagi kesehatan maka BPBD telah menyiapkan 1000 masker untuk masyarakat Kota Bengkulu. \"Kalau saat ini statusnya masih siaga, dan kita juga telah menyiapkan 1000 masker khusus dari BPBD berwarna orange, sebagai upaya antisipasi risiko yang dapat ditimbulkan kalau kabut asap itu sudah benar-benar melanda Kota Bengkulu,\" ungkap Mulyani kepada BE, kemarin. Dalam hal ini, Mulyani menjamin ketersediaan masker tidak akan terjadi kendala atau kekurangan sebab jika dengan jumlah yang ada sekarang kurang, maka pihaknya akan melakukan pengadaan lagi dari BNPB sehingga berapapun yang dibutuhkan akan terpenuhi. Selain itu, disampaikan pula bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota, untuk meningkatkan upaya pemantauan dan pelayanan bagi masyarakat. Dan BPBD akan menetapkan/mengeluarkan status \"Darurat\" jika pihak Dinas Kesehatan merekomendasikan bahwa pengaruh asap tersebut telah merugikan masyarakat. \"Kalau misalnya dari Dinas Kesehatan nanti telah merekomendasikan bahwa sudah ada pengaruhnya terhadap masyarakat kota Bengkulu, maka kami BPBD mengeluarkan status darurat itu dengan logistik yang ada berupa masker,\" ujar Mulyani. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kota, Herwan Antoni mengatakan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh sektor terkait, untuk menentukan langkah-langkah apa yang dilakukan dalam rangka antisipasi dampak dari kabut asap yang sudah sampai di Kota Bengkulu ini. \"Situasi saat ini sudah mulai nampak kabut, kemudian udara kita juga sudah mulai agak tidak nyaman, kemudian mata kita ini memandang sudah mulai agak terasa sakit. Sehingga itu salah satu hal yang harus kita segera untuk menindaklanjutinya,\" kata Herwan Antoni. Disampaikannya, bahwa jika dibandingkan dengan Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong, sudah dalam status darurat. Diketahui telah banyak timbul penyakit, terutama Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) seperti batuk, flu, iritasi pada mata, dan yang lebih bahaya lagi bagi penderita Asma. Oleh karena itu, pihaknya selain melakukan himbaunan nantinya juga akan menyiapkan fasilitas kesehatan. \"Kemungkinan ada beberapa langkah yang harus kita lakukan, disamping kita melakukan himbauan kepada masyarakat, kemudian masker dan juga kesiapsiagaan fasilitas kesehatan. Karena kita melihat kemungkinan buruk seperti penyakit yang bisa ditimbulkan dari asap,\" tutur Herwan. (805)
Kabut Asap Status Siaga, BPBD Siapkan 1000 Masker
Sabtu 26-09-2015,10:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,13:21 WIB
Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa Saat Wudu Dilaporkan ke Polisi, Pihak Sekolah di Kota Manna Masih Bungkam
Kamis 16-07-2026,16:29 WIB
APBD 2026 Berjalan, Dinas PUPR Mukomuko Mulai Titik Nol Sejumlah Proyek Jalan
Kamis 16-07-2026,16:22 WIB
Groundbreaking Jembatan Dimulai, Pemkot Bengkulu dan Polresta Bersinergi Atasi Titik Banjir
Kamis 16-07-2026,16:04 WIB
5 Rekomendasi Laptop dengan AMD Ryzen dengan Harga dibawah 10 Juta
Kamis 16-07-2026,16:12 WIB
Wagub Mian Usulkan Pajak Air Permukaan untuk Perkebunan Sawit, Dorong PAD Bengkulu Naik Mulai 2027
Terkini
Kamis 16-07-2026,16:29 WIB
APBD 2026 Berjalan, Dinas PUPR Mukomuko Mulai Titik Nol Sejumlah Proyek Jalan
Kamis 16-07-2026,16:26 WIB
?Retribusi Macet Total, Target PAD Sektor Pasar Mukomuko Rp250 Juta Terancam
Kamis 16-07-2026,16:25 WIB
Kejari Bengkulu Siapkan Lelang 22 Lot Barang Rampasan, Ada Mobil hingga Hampir 3 Ton Bio Solar
Kamis 16-07-2026,16:22 WIB