MUKOMUKO, BE – Pemasangan tapal batas (Tabat) desa sementara yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Mukomuko masih berlanjut. Dari jumlah 151 desa/kelurahan dan 15 kecamatan, mayoritas masih banyak yang belum selesai. Jajaran Pemda Mukomuko menginggatkan kepada kecamatan, desa dan kelurahan supaya segera selesaikan Tabat antar desa berdasarkan kesepakatan bersama. Jika Tabat desa tidak selesai tahun ini, maka desa yang bersangkutan yang akan dirugikan. “Saat ini kesepakatan antar desa/kelurahan tengah berjalan. Kita targetkan tahun ini sudah selesai,” ungkap Kabag Administrasi Pemerintah Setdakab Mukomuko, Syafriadi dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin. Menurutnya, setelah kesepakatan antar desa sudah selesai. Selanjutnya akan dilakukan pemasangan pilar dan pemetaan yang akan melibatkan pihak terkait. Khusus dalam pemetaan akan melibatkan Badan Informasi Geosfasial (BIG) dan pihak terkait lainnya, nantinya akan diketahui dengan jelas profil desa yang sebenarnya. Ini juga berkaitan dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, dimana pemerintah pusat sudah mulai mengucurkan dana desa. Jika batas desa belum tertib administrasi. Maka, sangat dikhawatirkan dana desa terancam tidak lagi dikucurkan pemerintah. Inilah diantaranya jajarannya terus menyampaikan ke seluruh desa, kelurahan dan kecamatan di daerah ini. Selain harus tertib administrasi, juga akan diketahui jelas batas – batas desa dan kecamatan yang sebenarnya. Kegiatan ini khusus untuk penetapan batas, bukan terkait hak kepemilikan. Dicontohkannya, ada warga Kelurahan Bandar Ratu, Kota Mukomuko mempunyai tanah di desa Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto. Maka warga Bandar Ratu itu untuk mengurus kelengkapan administrasi awal ditingkat desa, dimana lokasi tanah itu berada. “Yang kita lakukan saat ini bukan status kepemilikan, tetapi tertib administrasi dan untuk kepentingan desa serta masyarakat di daerah ini,” tutup Syafriadi. (900)
Tabat Tak Jelas, Desa Rugi
Sabtu 19-09-2015,15:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 23-03-2026,17:56 WIB
Jadi Primadona, Wisata Ikan Larangan Taba Lubuk Puding Dikunjungi Wisatawan
Senin 23-03-2026,17:59 WIB
Wisatawan Tewas Tenggelam di Sungai Batu Jorong
Senin 23-03-2026,20:19 WIB
Kapolda Bengkulu Pantau Keamanan Objek Wisata di Bengkulu
Senin 23-03-2026,18:52 WIB
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Meningkat Hingga 122 Persen
Senin 23-03-2026,19:42 WIB
ASN Dilarang Tambah Libur Lebaran, Siap-Siap Disanksi Jika Bolos
Terkini
Senin 23-03-2026,21:49 WIB
Gubernur Bengkulu Beri THR Diskon 50% Pajak Kendaraan Non-BD Lewat Program BBNK Selama Lebaran
Senin 23-03-2026,21:01 WIB
Tiga Anak Terpisah Berhasil Ditemukan Selamat
Senin 23-03-2026,20:19 WIB
Kapolda Bengkulu Pantau Keamanan Objek Wisata di Bengkulu
Senin 23-03-2026,19:47 WIB
Antisipasi Terjadi Macet, Polres Kepahiang Rekayasa Lalu Lintas ke Wisata Kebun Teh Kabawetan
Senin 23-03-2026,19:42 WIB