BINTUHAN, BE- Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kaur , Bambang Irawan, SE mengaku kesulitan melakukan pengawasan kampanye yang dilakukan melalui media sosial (medsos). Pasalnya, tidak semua akun yang digunakan untuk kampanye merupakan akun resmi. “Karena itu, kita dari panwaslu untuk melakukan pengawasan dunia maya ini masih sangat kerepotan, apalagi penindakannya,” kata Bambang Irawan kemarin. Bambang mengatakan, untuk kampanye melalui medsos juga diatur dalam PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dalam pasal 41 huruf e, pasal 46 dan 48 terkait kampanye melalui medsos. “Dalam kampanye melalui media sosial harus sudah terdaftar di KPU. Artinya, masing-masing pasangan cabup-cawabup harus sudah mengajukan akun resminya ke KPU Kaur selaku penyelenggara Pilkada. Tapi saat ini tidak ada yang mengajukan akun resmi ke KPU untuk melakukan kampanye melalui media sosial,” terangnya. Karena itu, lanjutnya, Panwaslu Kabupaten Kaur cukup kesulitan melakukan pengawasan kampanye melalui medsos. Kampanye di medsos harus menggunakan akun resmi dari tim kampanye masing-masing calon. Karena itu, jika pihak panwaslu menemukan ada PNS, penyelenggara, maupun TNI/Polri yang melakukan kampanye di medsos, tentu pihaknya akan melakukan penindakan. “Sampai kini kita belum mengetahui akun resmi kampanye dari masing-masing pasangan calon, kita juga tidak memiliki kemampuan untuk membedakan akun yang resmi dan yang palsu yang digunakan di media sosial. Kita juga berharap jika ada masyarakat yang menemukan kalangan PNS ataupun pihak terkait lainnya yang tidak netral dengan menggunakan akun resminya di media sosial diharapkan dapat melaporkan ke Panwaslu beserta buktinya,” tegasnya. Ditambahkannya, bukan hanya melalui akun Facebook, Twiter, atau akun lainnya saja melainkan melalui BlackBerry Mesengger(BBM). Jika melanggar akan ditindaklanjuti, karena semua itu ada aturannya dalam PKPU. “Meski kesulitan mengawasi kampanye melalui media sosial, kami akan terus berupaya dalam memaksimalkan pengawasan dalam pelaksanaan Pilkada ini,” pungkasnya.(618)
Kampanye Dunia Maya Sulit Diawasi
Sabtu 05-09-2015,13:10 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 07-05-2026,10:30 WIB
HUT ke-75 Persaja, Kajari Bengkulu Selatan Tekankan Integritas dan Penegakan Hukum Humanis
Kamis 07-05-2026,10:27 WIB
Libatkan Ahli Lingkungan dan Kehutanan, Kejari Perkuat Jerat Hukum Kasus Bukit Rabang
Kamis 07-05-2026,10:45 WIB
Wabup Yevri Harap Pendapatan Daerah Meningkat Lewat Inovasi dan Sinergi OPD
Kamis 07-05-2026,10:22 WIB
Molek Masuk Jurang di Jalur Lebong Tandai Bengkulu Utara, Butuh Perhatian Pemprov
Kamis 07-05-2026,10:13 WIB
100 RTLH Bengkulu Utara Diperbaiki Lewat BSPS 2026, Tahap Awal 31 Unit Segera Diluncurkan
Terkini
Kamis 07-05-2026,18:44 WIB
Sengketa Lahan, Kantor DPD Golkar Kota Bengkulu Disegel Ahli Waris Pakai Pagar Seng
Kamis 07-05-2026,18:37 WIB
Optimalkan PAD Sektor Wisata, Disparpora Mukomuko Siapkan Peraturan Bupati
Kamis 07-05-2026,18:35 WIB
PUPR Kota Bengkulu Mulai Cicil Proyek Jalan dan Normalisasi Drainase
Kamis 07-05-2026,18:29 WIB
Kejari Bengkulu Musnahkan Barang Bukti 106 Perkara, Ribuan Pil hingga Sajam Geng Motor Dibakar
Kamis 07-05-2026,18:25 WIB