CURUP, BE- Meskipun selama ini dunia pendidikan dinyatakan lepas dari unsur politik, namun pada kenyataannya saat ini dunia pendidikan masih kerap dijadikan sarana politik terutama menjelang dilaksanakannya Pilkada seperti saat ini. Hal ini disampaikan Ketua Umum Komunitas Peduli Pendidikan (KP2) Rejang Lebong Helmi SS. \"Saat ini dunia pendidikan masih dijadikan sebagai sarapan politik, bahkan tak jarang banyak pelaku pendidikan yang menjadi korban politik,\" ungkap Helmi usai pengukuhan dan deklarasi KP2 Rejang Lebong, kemarin(30/8). Menurut Helmi yang saat ini menjadi guru di SMA Negeri 1 Binduriang tersebut, masih dijadikannya dunia pendidikan sebagai sarana politik tersebut merupakan bagin dari masalah yang masih dialami dunia pendidikan di Rejang Lebong. Selain masih menjadi sarana politik, menurut Helmi permasalahan lain yang masih menghiasi dunia pendidikan di Rejang Lebong adalah pendidikan masih dianggap sebelah mata oleh pemerintah daerah. Meskipun tidak dipungkiri bahwa dunia pendidikanlah yang meghasilkan pemimpin-pemimpin daerah. Masih dianggap sebelah mata karena menurut Helmi saat ini perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan masih minim seperti masih banyak sekolah yang tidak layak dan tidak tersentuh pembangunan, kemudian masih banyak guru yang berprestasi tidak diberikan perhatian dan penghargaan oleh pemerintah daerah. \"Dengan tidak adanya perhatian dan penghargaan tersebut, guru menjadi tidak termotivasi,\" jelas Helmi. Sementara itu terkait dengan KP2 sendiri, menurut Helmi KP2 bukanlah organisasi profesi layaknya PGRI. Melainkan sekumpulan orang yang peduli akan dunia pendidikan Rejang Lebong. Dimana anggota KP2 bukan hanya mereka yang berprofesi didunia pendidikan melainkan profesi-profesi lainnya seperti dokter. \"KP2 ini merupakan wadah untuk mengajak pemerintah untuk menghasilkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. Karena setiap ada masalah pasti ada solusinya,\" jelas Helmi. Selain itu Helmi juga mengungkapkan KP2 siap menerima laporan dari masyarakat terkait dengan permasalah pendidikan di Rejang Lebong. Dengan adanya laporan tersebut menurut Helmi akan ditindaklanjuti untuk dicarikan solusinya.(251)
Pendidikan Dijadikan Sarana Politik
Senin 31-08-2015,13:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-07-2026,15:38 WIB
Korupsi Pamsimas Mukomuko: Tersangka Kembalikan Rp518 Juta, Proses Pidana Tetap Lanjut
Jumat 10-07-2026,15:23 WIB
Keterangan Ahli di Persidangan Justru Perkuat Langkah CV Mandiri Sejahtera Laporkan Dugaan Penggelapan Dana
Jumat 10-07-2026,13:26 WIB
Enam Pejabat Hasil JPTP Dilantik di Makam Pahlawan, Wabup Tekankan Pemerintahan Bersih
Jumat 10-07-2026,15:33 WIB
Tinjau Kawasan Mess Pemda, Wali Kota Bengkulu Pastikan Penataan Tanpa Menggusur Pedagang
Jumat 10-07-2026,15:30 WIB
Kapolda Bengkulu dan Kominfotik Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks, Soroti Kekerasan Perempuan dan Anak
Terkini
Jumat 10-07-2026,15:45 WIB
Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Kembali Gulirkan Budikdamber, Warga Dibekali Benih, Pakan dan Pendampingan
Jumat 10-07-2026,15:38 WIB
Korupsi Pamsimas Mukomuko: Tersangka Kembalikan Rp518 Juta, Proses Pidana Tetap Lanjut
Jumat 10-07-2026,15:33 WIB
Tinjau Kawasan Mess Pemda, Wali Kota Bengkulu Pastikan Penataan Tanpa Menggusur Pedagang
Jumat 10-07-2026,15:30 WIB
Kapolda Bengkulu dan Kominfotik Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks, Soroti Kekerasan Perempuan dan Anak
Jumat 10-07-2026,15:25 WIB