KEPAHIANG, BE - Tim penyidik Kejari Kepahiang terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi mengenai dugaan adanya penyelewengan uang negara yang dilakukan oleh Camat Tebat Karai, Lissusanto, terkait dugaan rehab kantor fiktif yang terjadi tahun 2014 lalu. Data terhimpun, pada Senin (3/8) sekitar pukul 10.00 WIB-11.00 WIB, giliran PNS Inspektorat yakni Wiwin Antomi yang diperiksa pihak penyidik selama 1 jam dan diberikan pertanyaan sebanyak 17 pertanyaan. Kajari Kepahiang H Wargo SH melalui Kasi Pidsus Dodi Junaidi SH mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap saksi Wiwin selama 1 jam dan diberikan pertanyaan sebanyak 17 pertanyaan yang terkait dugaan penyelewengan uang negara dari rehab kantor fiktif. \"Saksi kita panggil lantaran bisa memberikan keterangan soal rehab kantor fiktif tersebut, karena pada saat itu saksi masih menjadi staf di Kantor Kecamatan Tebat Karai tersebut,\" sampai Dodi. Mengenai keterangan yang diberikan saksi terhadap pihak penyidik, Dodi belum mau membeberkannya karena hal itu merupakan materi pemeriksaan. Tetapi ia menyatakan, kedepannya pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan guna mengungkap dan memperjelas dari kasus yang sedang dihadapi sekarang ini. \"Kita akan terus periksa saksi hingga nantinya menemukan titik akhir dan menetapkan tersangka dari kasus yang sedang disidik sekarang ini,\" demikian Dodi.(505)
PNS Inspektorat Diperiksa Jaksa
Selasa 04-08-2015,12:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,13:54 WIB
Saksi A De Charge Ungkap Keluarga Mengetahui Pengakuan Latifa Mengambil Uang Perusahaan
Rabu 01-07-2026,13:59 WIB
Diguyur Hujan, Upacara Hari Bhayangkara di Polres Mukomuko Tetap Khidmat
Rabu 01-07-2026,14:16 WIB
Perkuat Ekonomi Domestik, Prodi Magister Ilmu Komunikasi UNIB Gelar Pelatihan P2K2 di Bengkulu Tengah
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB