BENGKULU, BE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap pungutan liar (Pungli) saat mengurus administrasi kependudukan. Sebab diduga masih ada calo yang berkeliaran dengan meminta bayaran dengan harga yang tinggi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Sudarto WS kepada BE, kemarin. \"Kalau dari Dukcapilnya sendiri memang tidak. Tapi kebanyakan masyarakat itu minta tolong ke RT/lurah dan meminta uang dengan alasan kalau kepengurusan di Dukcapil itu pakai biaya yang tinggi. Tapi setelah saya telusuri, ternyata bukan RT, tapi calo. Karena ada beberapa gelagat yang mencurigakan sering mondar mandir ke Dukcapil, nah itu masalahnya,\" terang Sudarto. Selain itu, diharapkannya agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap orang lain. Sebab ada oknum yang mengaku bahwa dirinya orang Dukcapil dan mereka mengatakan bisa memproses KTP lebih cepat, asalkan ada biayanya. Namun, dijelaskan Sudarto, bahwasannya jika ada masyarakat yang memang mau cepat, jelas ada syaratnya seperti keadaan yang benar-benar mendesak sehingga tidak memungkinkan untuk menunggu lama. Maka pihak Dukcapil akan memberikan toleransi menginggat tingkat kebutuhannya. \"Kalau untuk peredaran calo kita kurang memahami mungkin ada beberapa. Tetapi terkadang masyarakat tidak tahu atau tidak mau repot lalu menyuruh orang lain. Nah, mungkin orang ini ambil kesempatan. Makanya ke masyarakat saya kasih tahu kalau ada apa-apa, datang saja langsung. Bila perlu temui saya, dengan catatan bila kepepet,\" katanya. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mengurus adminitrasi kependudukan seperti KTP, KK, Akte, Surat Pindah dan lain-lain, untuk langsung datang ke Dinas Dukcapil yang beralamatkan di daerah Bentiring, guna untuk menghindari pungutan liar. Selain itu, apabila petugas kantor meminta uang dalam kepengurusan administrasi tersebut, jangan pernah mau memberinya dan segera melaporkan ke Kepala Dinas Dukcapil untuk segera ditindaklanjuti. \"Kalau memang ada petugas kantor yang meminta uang dengan modus untuk mempercepat pembuatan KTP, maka segera laporkan kepada saya langsung dan saya akan menindaklanjutinya,\" janji Sudarto. (cw3)
Dukcapil Minta Waspada Pungli
Jumat 31-07-2015,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 10-08-2026,14:00 WIB
HS, DPO Kasus MinyaKita Ditangkap di Bengkulu, Polisi Dalami Rantai Produksi dan Distribusi
Senin 10-08-2026,11:44 WIB
19 BUMDes Kedurang Digembleng, Pemkab Bengkulu Selatan Ingin Jadi Mesin Ekonomi Desa
Senin 10-08-2026,13:11 WIB
PT Cakrawala Dinamika Energi Ikut Semarakkan Panjat Pinang HUT ke-81 RI
Senin 10-08-2026,12:00 WIB
Genjot PAD dan Investasi, Wabup Kaur Belajar Tata Kelola ke Pemkot Semarang
Senin 10-08-2026,15:25 WIB
Ketua Yayasan Bantah Guru SDIT Rabbani Diberhentikan, Surat dari Sekolah Dinilai Tak Sah
Terkini
Senin 10-08-2026,17:24 WIB
Andalkan Inpres, Pembangunan Jalan Provinsi Bengkulu 2026 Tunggu Kucuran Pemerintah Pusat
Senin 10-08-2026,17:22 WIB
Pemkot Bengkulu Ikut Meriahkan Road to HKAN 2026, Lepasliarkan Tukik dan Elang Bondol
Senin 10-08-2026,17:21 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Tingkatkan Pemahaman Pegawai soal Disabilitas
Senin 10-08-2026,17:17 WIB
Pemkab Mukomuko Siapkan Pasar Murah 10 Hari untuk Stabilkan Harga Pangan
Senin 10-08-2026,17:14 WIB