JAKARTA –Kementerian Agama menilai kemampuan perbankan syariah masih belum mumpuni untuk mengelola dana haji secara keseluruhan. Tercatat hanya sekitar 15% saja dana haji yang ditempatkan pemerintah di bank syariah.\"Bank syariah ini kemampuan belum siap. Modal juga masih terbatas, ini kita dorong sedikit-sedikit supaya mereka tumbuh dan bisa mengelola,\" tukas Dirjen Pengelolaan Haji dan Umroh Kementerian Agama Anggito Abimanyu, kepada wartawan di Kantor PPATK. Ia menambahkan, saat ini alokasi dana haji yang ditempatkan di perbankan syariah ada sekitar 13-15% dari total dana haji sebesar Rp 48,7 triliun. Menurutnya, porsi penempatan di bank syariah terus bertambah dari sebelumnya hanya sekitar 10% saja. \"Dari hasil audit ditemukan bahwa ada sebesar Rp35 triliun dana haji yang di tempatkan di SBSN (surat berharga syariah negara),\" tuturnya. Demikian sisa sekitar Rp13,7 triliun di tempatkan dalam bentuk deposito di 27 bank penerima setoran, termasuk di antaranya merupakan bank syariah. (net)
Dana Haji di Perbankan Syariah Hanya 15%
Rabu 09-01-2013,10:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 07-06-2026,09:56 WIB
Daftar Tunggu Haji Mukomuko Tembus 4.297 Orang, Masa Tunggu Capai 30 Tahun
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB
Siasati Masa Tunggu 30 Tahun, Kemenag Mukomuko Imbau Orang Tua Daftarkan Anak Haji Sejak Dini
Minggu 07-06-2026,09:53 WIB
Pemprov Bengkulu Sambut Kepulangan 390 Jemaah Haji Kloter PDG 03
Minggu 07-06-2026,19:24 WIB
Disnaker Kota Bengkulu Dorong Sarjana Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Terkini
Minggu 07-06-2026,19:26 WIB
Kominfo Kota Bengkulu Siapkan OmniChannel Siaga, Aduan Non-Darurat Kini Punya Jalur Khusus
Minggu 07-06-2026,19:24 WIB
Disnaker Kota Bengkulu Dorong Sarjana Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Minggu 07-06-2026,19:22 WIB
SPMB SD Kota Bengkulu Dibuka 22-24 Juni, Anak Usia 7 Tahun Jadi Prioritas Utama
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB