MUKOMUKO, BE – Sejumlah para oknum pejabat di jajaran Pemkab Mukomuko terancam menjadi tersangka dalam sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Mukomuko yang saat ini tengah dilakukan penyidikan jajaran Kejari Mukomuko. Sedikitnya ada empat dugaan tipikor yang telah penyidikan. Mulai dari dugaan korupsi aset milik negara, penggunaan anggaran di PKK, Dharma Wanita, unit finishing tortilla dan pembagian honor kepada pengurus atau petugas tortilla. Dimana anggaran yang digunakan diduga tidak sesuai peruntukan dan melanggar peraturan yang berlaku. Kajari Mukomuko, Sugeng Riyanta SH MH dikonfirmasi kemarin (23/7) pagi menegaskan, dari sejumlah perkara yang tengah penyidikan tersebut, baru dua mantan pejabat yang telah ditetapkan tersangka. Dia adalah mantan Ketua DPRD Mukomuko, Inisial AP dan mantan Sekwan , BM. Sedangkan untuk perkara lain masih dalam tahap penyidikan lebih lanjut dan tengah diagendakan untuk pemeriksaan saksi – saksi. Dari sejumlah perkara itu, untuk tahap awal anggaran yang seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Mukomuko diperkirakan kerugian negaranya mencapai miliaran rupiah. “Untuk hitungan awal saja dalam perkara tortilla hampir satu miliar. Belum lagi beberapa perkara lain, yang hampir bersamaan ditangani,” ujarnya. Kendati demikian, lanjut Kajari, jajarannya dalam melakukan penanganan perkara tersebut tidak serta merta langsung menetapkan tersangka. Tetapi harus dilakukan penyidikan sesuai dengan hukum yang berlaku dan adanya alat bukti. Ditanya bakal berapa tersangka dan dari kalangan mana saja, salah satu jaksa terbaik nasional itu belum mau berkomentar lebih jauh. “Yang sudah ditetapkan tersangka mantan ketua dan mantan sekretaris DPRD Mukomuko. Untuk perkara lain nantilah, setelah penyidikan rampung. Yang jelas yang bakal ditetapkan tersangka dalam dugaan tipikor itu adalah orang yang bertangung jawab. Seperti APBD yang digunakan untuk PKK, Dharma Wanita, pemberian honor kepada petugas unit finishing tortilla yang melibatkan SKPD hingga pengguna dana tersebut pun bisa saja ikut bertanggung jawab,\" katanya. Dalam satu perkara tipikor, tambahnya, minimal ada dua tersangka. Karena selama dia berkarir dan menangani perkara tipikor belum pernah ada tersangkanya hanya satu orang.(900)
Sejumlah Pejabat Terancam Jadi Tsk
Jumat 24-07-2015,13:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:19 WIB
Begini Cara Cek Penerima Bansos Beras 10 Kg dan BPNT Sembako via HP
Selasa 03-11-2026,22:35 WIB
Eks Kapolri Hingga Perwira Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Milik Presiden
Rabu 04-11-2026,11:58 WIB
Cek Zodiakmu! Ini Warna dan Hari Hoki yang Bisa Mendukung Keberuntunganmu Sepanjang November
Rabu 04-11-2026,12:35 WIB
Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Harga BBM Mulai 1 November 2026
Rabu 04-11-2026,10:09 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penetapan Tersangka Jenderal LSP Bukan Kasus Makar
Terkini
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,16:05 WIB
Kapolresta Bengkulu Ancam Copot Jabatan Polisi yang Masuk THM
Rabu 04-11-2026,15:56 WIB
Mulai Desember, Seluruh Pengiriman CPO Bengkulu Ditargetkan Wajib Berlabel Asal Daerah
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB
SBY Sentil Kasus Penyadapan Ilegal Lewat Cuitan Politik Liar
Rabu 04-11-2026,15:35 WIB