KEPAHIANG, BE-Hari ini Komisi II DPRD akan menggelar hearing dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kepahiang. Hearing ini untuk memperjelas aktifitas pemanenan tanaman sengon di kawasan komplek perkantoran Pemkab Kepahiang. Karena dewan sempat menduga aktifitas penebagan pohon tersebut illegal. \"Surat panggilan untuk Dishutbun sudah kita dilayangkan. Rencananya besok (hari ini) hearing akan digelar guna memperjelas pemanenan kayu sengon di komplek perkantoran, yang sejauh ini kita duga sebagai aktifitas illegal,\" ujar Politisi Partai Nasdem yang juga anggota Komisi II DPRD Kepahiang, Abdul Haris. Hal senada juga disampaikan Waka Komisi II, Edwar Samsi SIP MM. Ia berharap ada kejelasan terkait aktifitas pemananen kayu sengon yang berada di komplek perkantoran. \"Kalau memang pembagiannya untuk daerah mengacu pada BACK Model, maka sudah barang tentu Pemkab Kepahiang selaku pemerintah dan pemilik lahan mendapatkan jatah 45 persen,\" tegas Edwar. Dalam artian, lanjut Edwar, 45 persen dari perjualan kayu sengon yang dipanen tersebut sepenuhnya sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). \"Hitung-hitungannya sangat jelas kalau mengacu pada BACK Model. Namun untuk memastikannya kita dengarkan dulu bagaimana penjelasan dari Dishutbun. Kita menekankan daerah jangan sampai dirugikan,\" jelas Edwar. Sebelumnya, Kadis Hutbun Kepahiang Ir H Ris Irianto SH melalui Kabid Pengelolaan Hutan, Yudi Riswanda SHut dikonfirmasi mengatakan, panen kayu sengon itu sesuai dengan perjanjian kerjasama antara Pemkab dengan Koperasi Satmakura. \"Dalam masalah ini Pemkab sebagai pemilik lahan, sedangkan pengelola atau investor pihak koperasi. Pembagian hasil jual menerapkan sistem BACK Model yang kerap dipaparkan Bupati,\" demikian Yudi. (505)
Hearing Panen Sengon
Senin 13-07-2015,14:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,13:54 WIB
Saksi A De Charge Ungkap Keluarga Mengetahui Pengakuan Latifa Mengambil Uang Perusahaan
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB