PELABAI,BE - Hingga saat ini Pemda Provinsi Bengkulu belum menyikapi persoalan Tapal Batas (Tabat) antara Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Bengkulu Utara. Padahal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dalam surat nomor 136/1376/BAK tertanggal 12 Juni 2015 yang langsung tandatangani oleh Plt Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI, Agung Mulyana. Surat itu berisikan instruksi pada Gubernur Bengkulu untuk mengecek kembali kesepakatan yang dihasilkan di tingkat daerah dan memfasilitasi kedua Kabupaten, namun hingga akhir Juni kemarin (30/6) belum tampak adanya langkah yang diambil oleh Gubernur Junaidi. Menanggapi hal tersebut Wakil Gubernur Bengkulu Sultan Bachtiar Najamudin saat diwawancarai wartawan usai kegiatan safari Ramadan di Kecamatan Pelabai Senin (29/6) malam menyatakan akan mengingatkan Gubernur Junaidi terkait adanya surat dari Kemendagri tersebut. \"Kalau ada suratnya seharusnya kan tinggal diikuti sajakan. Ya nanti tugas saya untuk mengingatkan Gubernur,\" kata Sultan. Secara pribadi, Sultan setuju agar kedua daerah (Lebong dan Bengkulu Utara) duduk semeja kembali membicarakan masalah tabat antara kedua Kabupaten. \"Saya juga berfikir yang sama, untuk segera difasilitasi dilakukan mediasi, jika dibiarkan berlarut-larut masalah ini nantinya kemana-mana. Apalagi saat ini dasarnya sudah ada yaitu surat Kemendagri itu tadi,\" jelas Sultan. Bupati Lebong H. Rosjonsyah, SIP MSi mengatakan, saat ini Pemkab Lebong sifatnya tetap menunggu tindak lanjut dari Gubernur Bengkulu terkait adanya surat tersebut. Sekedar mengingatkan dalam surat yang diterbitkan Mendagri sehubungan dengan adanya permohonan peninjauan kembali atas terbitnya Permendagri Nomor 20 Tahun 2015 tentang Tabat Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Bengkulu Utara tersebut, diantaranya menginstruksikan agar Gubernur Bengkulu mengecek kembali kesepakatan yang dihasilkan di tingkat daerah terkait tapal batas (tabat) antara Kabupaten Lebong Lebong dan Bengkulu Utara. Selain itu dalam surat tersebut juga disampaikan, jika ada hal-hal yang perlu dikoreksi/disempurnakan, Kemendagri meminta Gubernur Bengkulu memfasilitasi kedua belah pihak (Lebong dan Bengkulu Utara, red) dan menuangkan dalam berita acara kesepakatan terbaru ditingkat daerah oleh seluruh pihak.(777)
Wagub Bakal Ingatkan Gubernur
Rabu 01-07-2015,13:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 05-10-2026,11:41 WIB
6 Weton Diprediksi Paling Beruntung Oktober 2026, Minggu Legi hingga Jumat Wage Kebanjiran Rezeki
Senin 05-10-2026,11:13 WIB
Angelina Jolie Ungkap Kehancuran Gaza dari Citra Satelit, John Herdman Serukan Bantuan Palestina
Senin 05-10-2026,10:17 WIB
Marsal Abadi Pimpin PWI Bengkulu, Sukatno Jadi Ketua Dewan Kehormatan, Ini Pesan Helmi Hasan
Senin 05-10-2026,10:13 WIB
Marsal Abadi dan Pengurus PWI Prov Bengkulu Periode 2026-2031 Dilantik
Terkini
Senin 05-10-2026,16:23 WIB
Peralihan Kemarau ke Musim Hujan, Warga Bengkulu Diminta Rutin Pantau Prakiraan BMKG
Senin 05-10-2026,16:19 WIB
993 Titik Lampu Jalan Dipasang dan Diperbaiki di Kota Bengkulu, 446 Berdaya 30 Watt
Senin 05-10-2026,15:29 WIB
Olah Sekitar 2 Ton Sampah Organik per Bulan, Budidaya Maggot di Bengkulu Terintegrasi dengan Ternak Bebek
Senin 05-10-2026,15:22 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Temui OJK Bengkulu, Bahas Penguatan BPRS Fadilah
Senin 05-10-2026,14:55 WIB