KEPAHIANG, BE - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Kepahiang diminta untuk dapat berkerja maksimal selama bulan Ramadhan ini. PNS diharapkan tidak mengendurkan semangat kerja dan tetap menunjukkan pengabdian yang optimal terutama dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. \"Dalam bulan Ramadhan ini kami meminta agar seluruh PNS tetap berkerja secara maksimal dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,\" ujar Sekkab Kepahiang, Drs H Hazairin A Kadir MM kemarin. Dikatakan Sekkab, PNS merupakan abdi negara, sehingga pengabdian yang diberikan oleh PNS itu harus mengalami peningkatan terus-menerus. \"Puasa jangan dijadikan sebagai alasan untuk mengendurkan semangat kerja. Puasa hendaknya jangan dijadikan sebuah alasan untuk tidak melaksanakan tugas, karena bagaimanapun juga menjalankan tugas di kala berpuasa merupakan sebuah ibadah,\" jelasnya. Menurutnya, guna menciptakan kinerja maksimal di bulan puasa ini, pihaknya juga meminta agar Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Kepahiang untuk dapat bersikap tegas dan memberikan teguran kepada bawahannya yang bermalas-malasan kerja. \"Disamping itu masyarakat juga diharapkan turut melakuka pengawasan terhadap kinerja PNS, agar nantinya dengan pengawasan dapat memberikan dan menumbuhkan rasa tanggungjawab seorang PNS terhadap tugasnya,\" tandansya.(505)
PNS Diminta Kerja Maksimal
Sabtu 20-06-2015,12:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,13:54 WIB
Saksi A De Charge Ungkap Keluarga Mengetahui Pengakuan Latifa Mengambil Uang Perusahaan
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB