KEPAHIANG, BE - Rupanya Alokasi Dana Desa (ADD) menjadi keluhan sebagian besar pemerintahan desa di Kabupaten Kepahiang. Jika sebelumnya sejumlah desa di Kecamatan Kepahiang meminta proposal ADD disusun sendiri, sedangkan desa-desa di Kecamatan Kabawetan meminta ADD dicairkan tepat waktu. Ini terungkap dalam reses yang digelar 7 anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) I Kabupaten Kepahiang. \"Kami sangat mengharapkan pencairan ADD pada tahun ini tepat waktu, dan tidak lagi pencairannya dilakukan pada akhir tahun. Tapi masalahnya hingga sekarang ADD belum juga cair, selain itu hendaknya pencairan ADD juga sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 43 tahun 2014,\" ungkap salah satu perwakilan pemerintahan desa dihadapan anggota DPRD Rabu (27/5) kemarin. Sementara itu, anggota DPRD Kepahiang, Edwar Samsi SIP MM menanggapi jika aspirasi masyarakat ataupun pemerintahan desa terkait ADD ini akan disampaikan ke eksekutif. \"Sebenarnya sejak awal kita juga meminta pencairan ADD itu tepat waktu, tapi kenyataannya tidak sedemikian. Terus terang saja kita juga menyesalkan pencairan ADD kenyataan yang berjalan tidak sesuai harapan,\" sesal Edwar. Menurutnya, kalau mengacu pada PP No 43 tahun 2014 tentang dana desa, itu jelas tertuang dalam pasal 100, yang mana pencairan ADD tahap pertama sebesar 30 persen, kedua 40 persen, ketiga 20 persen dan keempat 10 persen. \"Pencairannyapun harus dilakukan per triwulan, bukannya seperti tahun lalu dimana ADD dicairkan di akhir tahun sehingga akhirnya tersangkut masalah hukum,\" beber Edwar. Ia menambahkan, yang jelas tuntutan pemerintahan desa terkait ADD itu pihaknya sangat sepakat, dengan demikian sudah barang tentu nantinya akan disampaikan ke legeslatif. \"Alasan kita sebenarnya sangat logis, lihat saja pencairan ADD yang sudah berjalan. Yang mana berhembus kabar terjadinya pungutan, Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif dan lainnya,\" tandasnya.(505)
Desa Curhat Soal ADD
Kamis 28-05-2015,18:00 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,11:16 WIB
Divonis Kanker Payudara Stadium 1, Penyintas Ini Ceritakan Momen Paling Mengguncang
Jumat 30-10-2026,11:51 WIB
Ekspor Gas Indonesia Dipangkas, Singapura Justru Perkuat Kerja Sama Energi dengan Negara Lain
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Jumat 30-10-2026,11:40 WIB
Ketum GP Ansor Dorong Kedaulatan Digital Indonesia di National Cybersecurity Connect 2026
Jumat 30-10-2026,11:47 WIB
Rayakan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Gelar Beragam Layanan Gratis
Terkini
Jumat 30-10-2026,16:08 WIB
Wali Kota Bengkulu Tandatangani Kerja Sama Bantuan Mobil Pemadam Kebakaran dari Kemendagri
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Jumat 30-10-2026,15:57 WIB
Peningkatan Jalan Air Hitam–Teluk Bakung Masuk Program IJD, Pekerjaan Awal Ditandai Titik Nol
Jumat 30-10-2026,15:31 WIB