BENGKULU, BE - Kandidat calon gubernur (Cagub) Provinsi Bengkulu periode 2016-2021, Dr Drs H Ridwan Mukti MH, berujar, upaya peningkatan kesejahteraan warga masyarakat yang tinggal di kawasan rawan perampokan pada sejumlah perbatasan Provinsi Bengkulu, mendesak untuk dilakukan. Menurut dia, kesejahteraan warga masyarakat di sekitar kawasan perbatasan tersebut merupakan kunci untuk menekan tingginya angka kriminalitas yang kerap terjadi. \"Untuk mengakhiri kriminalitas secara permanen, kuncinya hanya kesejahteraan. Selama masyarakat disana masih jauh dari kesejahteraan, sulit untuk menghentikan aksi-aksi kejahatan yang kerap timbul di kawasan tersebut,\" kata Ridwan kepada BE. Kesejahteraan sendiri, Ridwan melanjutkan, merupakan upaya jangka panjang yang bisa dilakukan oleh sebuah pemerintahan yang mampu melaksanakan industrialisasi di Provinsi Bengkulu. Tanpa industrialisasi, Ridwan pesimis upaya untuk mendongkrak kesejahteraan rakyat Bengkulu dapat dioptimalkan. \"Dan tentunya industrialisasi itu lebih tepat bila dilakukan dilapangan pertanian. Bukan disektor pertambangan. Mengingat hampir 80 persen kawasan di Provinsi Bengkulu merupakan kawasan hutan,\" paparnya. Sementara upaya jangka pendek untuk menekan angka kriminalitas di kawasan rawan perampokan tersebut, jelas Ridwan, bisa dilakukan dengan cara membangun struktur keamanan yang bersifat partisipatif. Alih-alih penjagaan hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum, warga masyarakat sekitar harus diajak ikut serta untuk melakukan pengamanan di kawasannya. \"Tanpa harus menunggu kejadian perampokannya berlangsung, partisipasi aktif masyarakat harus sudah lebih dulu digalakkan, dan pemerintah harus memberikan fasilitas. Misalnya dengan mendirikan posko terpadu yang dihuni oleh aparat penegak hukum serta warga sekitar. Dan juga massifkan mimbar-mimbar keagamaan dan adat dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat,\" sampainya. Menurut Ridwan, selama ini belum terdapat sebuah gagasan besar untuk bagaimana membangun Provinsi Bengkulu yang kuat dan maju. Ia menilai, masyarakat di Provinsi Bengkulu mendapatkan keuntungan dari sumber-sumber kekayaan alam yang dimilikinya. \"Rumah sakit kita pun masih terbelakang, tata ruang kita masih amburadul, investasi kita minim. Belum lagi baru-baru ini ekspose KPK menyatakan bahwa APBD Provinsi Bengkulu paling tidak pro rakyat. Ini harus kita ubah. Ruang fiskal yang lebih besar harus kita bangun agar kita memiliki banyak dana untuk membangun infrastruktur, melaksanakan industrialisasi, dan mencetak para pengusaha handal yang mampu bersaing bukan hanya pada tingkat lokal dan nasional, namun juga pada tingkat global,\" pungkas Ridwan. (026)
Kesejahteraan Kunci Keamanan
Selasa 12-05-2015,11:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 11-09-2026,10:33 WIB
Tips Membersihkan Lendir Ikan Nila agar Tidak Amis dan Lebih Segar
Jumat 11-09-2026,11:34 WIB
Sering Ada di Dapur, Ternyata Baking Soda Punya Banyak Kegunaan
Jumat 11-09-2026,11:53 WIB
Tubuh Punya Kebutuhan Harian, Ini 7 Hal yang Jangan Sampai Terlewat
Jumat 11-09-2026,10:44 WIB
Daun Kelor, Si Hijau Kaya Manfaat yang Baik untuk Tubuh
Jumat 11-09-2026,15:54 WIB
Kejati Bengkulu-KPU Teken PKS, Perkuat Sinergi dan Pendampingan Hukum
Terkini
Jumat 11-09-2026,15:56 WIB
Penataan Parkir Pasar Panorama Bengkulu Dongkrak PAD, Pendapatan Naik hingga Rp150 Juta per Bulan
Jumat 11-09-2026,15:54 WIB
Kejati Bengkulu-KPU Teken PKS, Perkuat Sinergi dan Pendampingan Hukum
Jumat 11-09-2026,15:52 WIB
Dugaan Aksi Koboi Oknum Polisi di Bengkulu, Paminal Temukan Peluru Aktif dan Selongsong
Jumat 11-09-2026,15:33 WIB
Gebyar Semarak Merah Putih Resmi Digelar di Mukomuko, 10 Hari Penuh Hiburan dan Layanan Gratis
Jumat 11-09-2026,14:26 WIB