KEPAHIANG, BE - Lantaran diduga memotong Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 20014 dari masing-masing desa penerima. Salah satu Camat di Kabupaten Kepahiang akan segera diperiksa tim penyidik Kejaksanaan Negeri (Kejari) Kepahiang. Bukan itu saja, Camat tersebut disinyalir juga telah melakukan penyimpangan anggaran kegiatan pemeliharaan kantor Camat. Kajari Kepahiang H Wargo SH melalui Kasi Pidsus Dodi Junaidi SH dikonfirmasi membenarkan dugaan itu. Menurutnya, surat perintah penyidikan (Sprindik) sudah ada dan rencananya pekan depan mulai pemeriksaan saksi. \"Dugaan ini sendiri setelah masyarakat menyampaikan laporan kepada kita, berbekela laporan itu akhirnya kita tindaklanjuti dan sampailah pada tahap penyidikan,\" ungkap Dodi diruangannya Senin (13/4). Menurutnya, dugaan pemotongan oleh Camat terjadi pada pencairan ADD tahap pertama tahun 2014 lalu. Dimana ada sekitar 10 desa yang ADD-nya dipotong senilai Rp 6 juta. \"Dalih pemotongan dengan alasan untuk biaya administrasi, kemudian sebelum pencairan ADD tahap kedua pada tahun anggaran yang sama diminta lagi Rpp 3 juta. Dengan alasan agar ADD tahap kedua itu bisa secepatnya cair,\" beber Dodi. Disisi lain, lanjut Dodi, camat yang masih dirahasiakan identitasnya tersebut bukan hanya sekedar melakukan pemotongan ADD saja, tetapi juga penyimpangan anggaran kegiatan pemeliharaan kantor camat. \"Untuk pemeliharaan anggaran kantor Camat ini mencapai puluhan juta, tapi untuk sementara kerugian negara yang ditimbulkan belum bisa kita simpulkan, mengingat baru pekan depan kita tahap penyidikan,\" ujar Dodi. Lebih jauh dikatakannya, tapi yang jelas dari ADD dan penyimpangan anggaran pemeliharaan kantor Camat itu, jika ditotalkan berkisar Rp 140 juta kerugian negara yang ditimbulkan. \"Namun untuk pastinya kita lihat saja nanti, disamping itu siapa Camatnya saat ini belum bisa kita beberkan. Nantinya hari Senin (20/4) kalian bisa lihat sendiri,\" tandansya.(505)
Camat Bakal Diperiksa Jaksa
Selasa 14-04-2015,14:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-07-2026,16:50 WIB
Vonis Bebby Hussy Diperberat di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Bengkulu Kabulkan Seluruh Banding Jaksa
Sabtu 04-07-2026,16:22 WIB
Musda PARI Bengkulu 2026 Digelar, Siapkan Kepemimpinan Baru Hadapi Tantangan Transformasi Layanan Kesehatan
Sabtu 04-07-2026,16:13 WIB
Jalan Rusak Bertahun-tahun, DPRD Desak Pelindo Tepati Janji Tuntas pada 2026
Sabtu 04-07-2026,16:43 WIB
Revisi Tata Ruang Jadi Kunci, Teuku Zulkarnain: Pulau Baai Harus Jadi Kawasan Industri
Sabtu 04-07-2026,16:34 WIB
Bisa Dipidana, Pemilik Ternak Lepas Liar di Bengkulu Selatan Terancam Proses Hukum Jika Picu Kecelakaan Maut
Terkini
Sabtu 04-07-2026,16:52 WIB
Mediasi Sengketa Lahan SDN 62 Kota Bengkulu Belum Bergerak, DPRD Minta Konfirmasi ke Sekda
Sabtu 04-07-2026,16:50 WIB
Vonis Bebby Hussy Diperberat di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Bengkulu Kabulkan Seluruh Banding Jaksa
Sabtu 04-07-2026,16:43 WIB
Revisi Tata Ruang Jadi Kunci, Teuku Zulkarnain: Pulau Baai Harus Jadi Kawasan Industri
Sabtu 04-07-2026,16:34 WIB
Bisa Dipidana, Pemilik Ternak Lepas Liar di Bengkulu Selatan Terancam Proses Hukum Jika Picu Kecelakaan Maut
Sabtu 04-07-2026,16:22 WIB